Tata Cara Pemberian Pakan dalam Budidaya Lele Agar Hasil Maksimal

Budidaya lele (Pixabay)

Penulis: Gloria, Editor: Arif Sodhiq - Sabtu, 15 Januari 2022 | 18:00 WIB

Sariagri - Budidaya lele belakangan ini semakin menarik minat masyarakat. Salah satu alasannya adalah dengan modal yang tidak terlalu besar, pembudidaya bisa mendapatkan keuntungan.

Dalam budidaya, pemberian pakan lele harus diperhatikan. Untuk menghasilkan lele berprotein tinggi, pemberian pakan harus dilakukan dengan benar.

Dikutip dari situs Dinas Pertanian Pemerintah Kabupaten Buleleng, pakan ikan lele terbagi menjadi dua yaitu pelet dan pakan tradisional.

Pakan pelet ikan lele dapat membuat ikan dipanen setelah berumur dua bulan. Tentu saja dengan ukuran beragam. Sementara itu, pakan tradisional membutuhkan waktu selama tiga hingga empat bulan dengan ukuran 60 persen tidak beragam.

Ada dua jenis pakan pelet ikan lele yaitu pelet terapung dan pelet tenggelam. Pelet terapung saat ditebar di kolam akan terapung sebelum tenggelam. Sedangkan pelet tenggelam biasanya langsung tenggelam atau melayang beberapa saat di dalam air, lalu langsung tenggelam.

Pakan pelet yang dijual di pasaran beragam, ada yang berupa tepung dan butiran dengan berbagai ukuran. Sementara pakan pelet pabrik biasanya mengandung nutrisi sesuai yang dibutuhkan lele.

Tata cara pemberian pakan dapat dilakukan dalam beberapa langkah. Jumlah pakan yang diberikan harus disesuaikan dengan kebutuhan dan mengacu pada berat tubuh ikan. Biasanya per hari tiga sampai enam persen dari bobot ikan yang dipelihara. Namun persentase itu bersifat fleksibel, bisa lebih atau kurang sesuai dengan nafsu makan ikan saat itu.

Perhitungan kebutuhan pakan lele dapat dilakukan dengan dua cara yaitu bobot total ikan dan tebar. Bobot ikan dengan asumsi persentase pakan lima persen dari bobot total lele. Setelah 10 hari pemeliharaan dilakukan sampling ikan. Jika bobot badan ikan bertambah dari bobot awal, pemberian pakan ditambah dua kali lipat. Jelang masa panen, sekitar dua minggu, persentase pakan dikurangi menjadi 2-3 persen dari bobot total.

Pemberian makanan dapat dilakukan pagi, siang, sore atau malam hari tergantung pada nafsu makan ikan. Lele termasuk hewan nokturnal sehingga sebagian pakan diberikan sore atau malam hari karena nafus makan lebih tinggi.

Baca Juga: Tata Cara Pemberian Pakan dalam Budidaya Lele Agar Hasil Maksimal
Perbedaan Lele Dumbo dan Lele Sangkuriang, 2 Jenis Ikan Lele Unggul di Indonesia

Jadwal pemberian pada pagi pukul 07.00, siang pukul 12.00, sore pukul 17.00, dan malam hari pukul 22.00. Frekuensi pemberian pakan lebih tinggi jika ikan masih kecil. Frekuensi pemberian pakan saat ikan masih kecil bisa 4-5 kali sehari, sedangkan ikan yang sudah besar cukup tiga kali sehari.

Nantinya, pakan ditaburkan secara merata sedikit demi sedikit di setiap sisi kolam supaya ikan mendapatkan jatah yang sama. Ukuran pakan ikan dapat diberikan sesuai dengan besarnya bukaan mulut. Semakin besar ukuran bukaan mulut ikan maka semakin besar juga ukuran pakan yang diberikan.

Video Terkait