Perbedaan Lele Dumbo dan Lele Sangkuriang, 2 Jenis Ikan Lele Unggul di Indonesia

Ilustrasi ikan lele dumbo (Wikimedia Commons)

Penulis: Tanti Malasari, Editor: Nazarudin - Sabtu, 15 Januari 2022 | 10:00 WIB

Sariagri - Ikan lele atau nama latinnya Clarias gariepinus, merupakan jenis ikan konsumsi masyarakat Indonesia. Dari sekian jenis ikan lele, ada dua jenis lele yang paling diunggulkan, yaitu lele dumbo dan lele sangkuriang. Kedua lele ini sama-sama berasal dari hasil rekayasa genetik, yang telah banyak dibudidayakan di Indonesia. Namun sebelum mulai membudidayakannya, sebaiknya perhatikan penjelasan berikut ini.

Perbedaan lele dumbo dan lele sangkuriang

1.Dumbo

Dumbo adalah ikan asli Afrika. Mereka pertama kali diekspor dari Taiwan pada tahun 1985. Menurut keterangan ikan dumbo ini merupakan hasil silangan ikan lele lokal asal Taiwan dengan nama latin Clarias Fuscus dengan ikan lele lokal asal Afrika dengan nama latin Clarias Mozambicus.

Ciri fisik ikan ini memiliki kepala pendek, dengan bentuk tubuh yang bulat panjang. Mulutnya berbentuk agak lebar dan lonjong, sedangkan matanya berukuran sedang. Tubuhnya bongsor dan besar, dengan warna coklat kehitaman dan akan timbul bercak-bercak warna putih bila terkejut atau stress. Ukuran tubuh inilah yang menjadikan namanya lele dumbo

2. Sangkuriang

Sedangkan lele sangkuriang atau juga bernama Clarias sp, merupakan hasil rekayasa dari para peneliti di Balai Besar Budidaya Ikan Air Tawar (BBBAT) Sukabumi. Mereka berasal dari hasil persilangan antara dumbo F2 betina dan F6 jantan, yang menghasilkan dumbo jantan F2-6.

Kemudian dumbo jantan F2-6 dikawainkan kembali dengan dumbo betina F2 dan menghasilkan ikan lele sangkuriang. Lele Sangkuriang secara resmi dirilis sebagai jenis lele unggul oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui SK Menteri Kelautan dan Perikanan No. Kep.26/Men/2004 tanggal 21 Juli 2004.

Sekilas, bentuk kepala dan badannya hampir sama seperti lele dumbo, hanya saja matanya berukuran lebih kecil. Permukaan tubuh lele sangkuriang berwarna cokelat kemerahan, dengan punggung hitam kehijaun dan bagian perut berwarna putih kekuningan.

Penamaan ikan lele Sangkuriang diambil dari cerita dongeng dari Jawa Barat. Dalam cerita tersebut, seorang anak bernama Sangkuriang memiliki hasrat untuk mengawini ibunya sendiri. Mungkin karena hal itulah nama ikan lele Sangkuriang menjadi nama varietas lele hasil silang balik.

Keunggulan keduanya

Keunggulan lele dumbo terletak pada tingkat produktivitasnya yang cukup tinggi, dengan daya tumbuh sedang. Mereka mampu bertahan di kondisi cuaca ekstrem, seperti panas tinggi atau suhu dingin. Untuk tingkat kanibalisme, dumbo terbilang dalam tingkatan sedang. Dibanding jenis lele lokal, patil lele dumbo tidak beracun sehingga relatif lebih aman bila dipegang dengan tangan kosong.

Sedangkan lele sangkuriang tidak menurunkan sifat genetik. Tingkat produktivitas dan tingkat pertumbuhannya juga terbilang cukup baik. Pertumbuhan harian bobot pada pembesaran selama tiga bulan sekitar 3,35 persen dan konversi pakan berkisar 0,8 – 1,0.

Baca Juga: Perbedaan Lele Dumbo dan Lele Sangkuriang, 2 Jenis Ikan Lele Unggul di Indonesia
Ini Penyebab Ikan Lele Berwarna Putih, Begini Cara Pengobatannya

Kelemahan keduanya

Sementara itu, kekurangan dumbo terletak pada proses perkawinan sedarah, yang membuat lele tidak bisa dikawinkan dengan lele yang berasal dari induk yang sama. Proses perkawinan ini menyebabkan kualitas lele cepat menjadi menurun sehingga lele mudah cacat, rentan terserang penyakit, dan tingkat adaptasinya rendah.

Begitupula dengan lele sangkuriang, mereka juga tidak bisa melakukan perkawinan saudara karena akan menyebabkan kualitasnya menurun. Selain itu perkawinan saudara juga menyebabkan keturunannya menjadi mudah cacat, rentan terhadap penyakit, pertumbuhannya lambat, ukuran makin kecil, tingkat produktivitas telur rendah, dan kemampuan adaptasinya berkurang. Ditambah lagi mereka tidak bisa dibudidayakan di daerah sejuk hingga sedang.

Video Terkait