Budidaya Ikan Nila Agar Cepat Panen Bagi Para Pemula

Ilustrasi ikan nila (Pxhere)

Editor: Tanti Malasari - Selasa, 28 Juni 2022 | 08:00 WIB

Sariagri - Ikan nila adalah salah satu jenis ikan air tawar yang banyak dikonsumsi. Olahan ikan nila sangat banyak, mulai dari nila goreng, pesmol ikan nila, ikan bakar nila dan masih banyak lagi.

Tak heran mengapa budidaya ikan nila kini banyak dilakukan, baik dalam maupun luar negeri. Pertumbuhan ikan ini juga bisa dikatakan sangat menjanjikan, apalagi pertumbuhan dan perkembangbiakkannnya bisa dikatakan sangat cepat. Sehingga tidak membutuhkan waktu yang lama.

Budidaya ikan nila bagi pemula

Bagi kamu yang ingin mencoba memulai budidaya ikan ini, ada baiknya simak tips dibawah ini, tentang bagaimana cara budidaya nila agar cepat panen bagi para pemula.

1. Memilih lokasi budidaya nila

Untuk mulai membudidaya nila, Sobat Agri bisa menggunakan berbagai cara, seperti membudidayakan dengan media tambak, kolam semen, akuarium, kolam terpal, keramba, jaring apung, atau juga bisa di sawah dan di air yang payau.

Apapun lokasinya, pastikan kamu dapat mengawasi dan mengecek kolam setiap saat. Pastikan juga lokasinya tidak ditumbuhi rumput liar atau pohon-pohon besar.

Hal ini dikarenakan kondisi ini tentu saja dapat menghambat proses budidaya nila di kemudian hari. Selain itu pastikan lokasi mendapat sinar matahari yang cukup.

2. Pengolahan kolam

Langkah selanjutnya, yaitu melakukan pengolahan kolam sebelum bibit ikan mulai ditaburkan, yaitu dengan cara:

• Mengeringkan dasar kolam dengan cara dijemur selama kurang lebih seminggu.
• Selanjutnya proses pembajakan atau pencangkulan tanah lalu proses pengapuran pada kolam menetralkan kandungan pH agar berada pada kondisi yang optimal.
• Setelah itu, masuk dalam proses pemupukan, dengan menggunakan pupuk kandang atau pupuk kompos untuk mengembalikan kesuburan tanah yang akan digunakan untuk memberikan nutrisi bagi hewan ataupun tumbuhan renik yang masih ada di sekitar kolam agar nantinya dapat dimanfaatkan sebagai pakan alami bagi nila.
• Selanjutnya mengalirkan air ke dalam kolam hingga kedalaman 10-20 cm dan diamkan selama 3-5 hari.

3. Pemilihan bibit

Ada 2 cara yang umum digunakan untuk pemilihan bibit nila, dengan mendapatkan bibit ikan nila secara langsung dari indukannya atau membeli langsung dari toko atau pasar ikan.

Ciri-ciri nila yang baik, yaitu memiliki warna yang sama dan setiap bibit tersebut memiliki berat yang berkisar di angka 30 gram.

Pilihlah bibit dengan warna belang yang berukuran kurang lebih sekitar 12 cm, dan terlihat lincah serta memiliki tampilan fisik yang bebas dari cacat.

4. Proses penyebaran

Adapun proses penyebaran ini dengan cara menyiapkan ember yang berisi air bersih hingga setengahnya. Masukkan bibit nila ke dalam ember tersebut dan diamkan kurang lebih selama 10 menit.

Tambahkan air ke ember secara perlahan hingga penuh dan diamkan selama kurang lebih 5 menit. Proses ini biasanya dilakukan untuk nila dapat beradaptasi dan tidak stress. Sebarkan bibit nila ke dalam kolam secara perlahan.

Baca Juga: Budidaya Ikan Nila Agar Cepat Panen Bagi Para Pemula
5 Manfaat Mengonsumsi Ikan Kerapu Bagi Kesehatan, Apa Saja?

5. Perawatan

Beri pakan nila secara teratur dan selalu menjaga kebersihan kolam sepanjang waktu. Beri pakan ikan nila sebanyak 2 atau 3 kali sehari, dengan pakan yang mengandung kandungan lemak, karbohidrat, protein, vitamin, serta mineral yang cukup.

6. Proses panen

Idealnya, nila yang panen ketika sudah berada di angka 500 gram. Namun biasanya nila yang dipanen memerlukan waktu sekitar 4 hingga 6 bulan.

Video Terkait