Perusahaan Ini Ubah Lionfish yang Invasif Jadi Produk Fashion

Lionfish. (Foto: Wikimedia Commons)

Editor: Putri - Jumat, 24 Juni 2022 | 18:55 WIB

Sariagri - Sebuah perusahaan di Amerika Serikat (AS), Inversa Leathers punya cara kreatif mengatasi meningkatnya populasi ikan lionfish. Untuk mengurangi dampak keberadaan Spesies invasif yang merusak ekosistem tersebut, mereka memanfaatkan dan mengolah lionfish menjadi produk fashion.

Lionfish dalam beberapa waktu terakhir telah menjadi spesies invasif yang menyebabkan bencana bagi ekosistem Atlantik dan Karibia. Penyelam bernama Aarav Chavda punya cara unik untuk mengatasi keadaan itu.

Sebagai seorang penyelam scuba dan insinyur, Aarav Chavda, telah melihat banyak terumbu karang favoritnya di lepas pantai Florida menjadi tandus dan tak bernyawa, di antaranya akibat lionfish. Lionfish adalah penyebab utama kehancuran terumbu karang, jadi menurutnya, lionfish harus pergi.

“Sayangnya, ada jutaan lionfish di ekosistem ini, dan jalan kita masih panjang untuk menipiskan populasi ini,” kata Chavda.

“Tetapi ada banyak spesies invasif lainnya di luar sana. Kami yakin semuanya bisa digunakan dalam produk fashion," tambanhnya.

Perusahaannya membeli lionfish dari nelayan dan perusahaan perikanan di seluruh Florida, Meksiko, dan Karibia, hingga beberapa ribu per hari. Inversa mengirimkan lionfish ke fasilitas penyamakan kulit di Ohio setelah menjual semua dagingnya ke restoran lokal di Tampa.

Di Ohio, kulit lionfish dimasukkan melalui proses penyamakan enam puluh langkah. Kemudian dijual ke berbagai desainer, termasuk merek sepatu Italia P448, Teton Leather Company, dan lain-lain.

Baca Juga: Perusahaan Ini Ubah Lionfish yang Invasif Jadi Produk Fashion
Mengenal Yellow Boxfish, Ikan Kotak Kuning yang Unik dan Beracun



Saat ini, proyek-proyek ini lebih diminati untuk kalangan selebriti, ketimbang masyarakat umum. Bagaimana pun, mengubah spesies invasif menjadi sumber daya yang dapat dipanen secara massal adalah cara yang bagus untuk memonetisasi penangkapan.

Di Berlin, sebuah truk makanan menawarkan menu yang berisi spesies invasif. Mereka mengatakan bahwa jika kamu tidak bisa mengalahkan makhluk invasif, kamu bisa memakannya.

Di London, para desainer memanfaatkan proyek multi-juta pound pemerintah untuk membersihkan pipa air kota dari kerang quagga dengan menggiling cangkang kerang. Bubuk cangkang kerang akan menjadi bahan pembuatan ubin kaca.

Video Terkait