Angka Konsumsi Ikan di Sumbar Terus Meningkat

Pelaku usaha ikan asin di Desa Pabeyan, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. (Arief L/ SariAgri Jawa Timur)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Kamis, 23 Juni 2022 | 18:25 WIB

Sariagri - Pemerintah Kota Payakumbuh, Sumatera Barat mencatat angka konsumsi ikan masyarakat di daerah tersebut terus meningkat setiap tahunnya.

"Pada tahun 2019 angkanya 34 kilogram per orang per tahun, pada 2020 naik jadi 36 kilogram per orang per tahun dan tahun 2021 kembali naik jadi 38 Kg per orang per tahun," kata Kepala Bidang Perikanan Dinas Pertanian Kota Payakumbuh Riswandi, Kamis (23/6/2022).

Ia mengatakan pada 2022 ini pihaknya juga menargetkan angka konsumsi ikan kembali meningkat mencapai 43 hingga 45 Kilogram per orang per tahun.

Menurut dia, meningkatnya angka konsumsi ikan di Payakumbuh karena sosialisasi yang terus digencarkan serta terus bertambahnya kelompok budi daya Ikan.


"Hingga saat ini jumlah Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) yang ada di lima Kecamatan yang ada di Payakumbuh mencapai 42 Pokdakan," ujarnya.

Pemkot Payakumbuh terus mendorong masyarakat untuk terus mengkonsumsi ikan, sebab mengkonsumsi atau makan ikan memiliki banyak manfaat seperti untuk perkembangan otak, meningkatkan kecerdasan anak dan kemampuan akademik, menangkal berbagai penyakit dan lainnya.

"Selain kaya protein dan nutrisi, makan atau mengkonsumsi ikan juga banyak manfaat dan menangkal berbagai penyakit," ujarnya.

Baca Juga: Angka Konsumsi Ikan di Sumbar Terus Meningkat
Terus Meningkat, Produksi Perikanan di Lhokseumawe Capai 49.752 Ton



Dalam waktu dekat salah satu kelurahan di Kecamatan Payakumbuh Barat akan dicanangkan sebagai kampung lele, sebab di daerah itu banyak petani ikan yang melakukan budi daya lele.

"Kami berharap agar konsumsi ikan di Kota Payakumbuh terus meningkat setiap tahunnya. Hal ini tentu membutuhkan bantuan dari banyak pihak termasuk masyarakat itu sendiri," kata dia.

Video Terkait