5 Nelayan Terombang Ambing di Perairan Gili Rengit

Perahu Nelayan Yang Terbalik di Perairan Gili Rengit, Sekotong, Lombok barat. (Sariagri/Yongki)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Selasa, 21 Juni 2022 | 18:55 WIB

Sariagri - Angin kencang disertai gelombang tinggi membuat perahu nelayan asal Dusun Tawun, Desa Sekotong Lombok Barat, terbalik. Insiden ini membuat lima orang nelayan harus terombang ambing di tengah lautan pada Minggu (19/6/2022).

Kapolsek Sekotong, Iptu I Kadek Sumerta SH saat dihubungi Sariagri mengkonfirmasi bahwa kelima orang tersebut dalam keadaan selamat saat memancing di perairan teluk Gili Rengit Sekotong.

“Semuanya selamat, karena salah satu korban berhasil berenang ke tepian Gili Rengit meminta pertolongan warga,” ungkap Kapolsek, Selasa (20/6).

Adapun identitas para nelayan yang mengalami musibah perahu terbailik ini semuanya dari Dusun Tawun Antara lain, Bakul (35), Sulaeman (30), Alif (38), Masnan (36) dan Irwan 28.

Diceritakan Sumerta, terbaiknya perahu tersebut karena kantir sebelahnya bocor hingga membuat perahu tidak seimbang dan lolos kontrol. Terlebih katanya, saat kejadian gelombang air laut sedang tinggi. 

“Menurut informasi yang kami peroleh bahwa lima orang warga tawun yang hendak memancing di perairan teluk gili rengit mengalami kecelakaan laut. Yakni perahu terbalik karena kantir sebelah bocor,” jelas kapolsek.

Kelima orang nelayan ini dikabarkan berangkat dari pelabuhan tawun menuju Gili rengit, pada pukul 06.00 wita. “Sedangkan terbaliknya perahu yang mereka gunakan sekitar 15.30 wita, tujuan keberangkatan mancing ikan di teluk Gili rengit,” imbuhnya.

Setelah perahu terbalik, salah satu nelayan Bernama Bakul berenang ke pulau gili rengit untuk meminta pertolongan. Beruntung, saat sampai di pesisir, sejumlah warga yang kebetulan memancing menolong korban dengan meminjamkan HP untuk meminta bantuan.

Baca Juga: 5 Nelayan Terombang Ambing di Perairan Gili Rengit
KKP Tangkap 3 Nelayan Asal Malaysia Gunakan Bom Ikan di Laut Sulawesi

“Untuk menggunakannya menghubungi keluarganya di dusun tawun, setelah berhasil menghubunginya, keluarga pun bergegas mengevakuasi korban,” lugasnya.

Sekitar pukul 21.00 wita korban sampan tenggelam tiba di Dusun Tawun dengan selamat dan warga beserta keluarga menyambutnya dengan rasa sukur dan sukacita.

Video Terkait