Daerah Ini Padukan Industri Pariwisata dan Perikanan dengan Bijih Timah

Ilustrasi - Produk perikanan. (Pixabay/Nicole Klesy)

Editor: Arif Sodhiq - Minggu, 19 Juni 2022 | 16:30 WIB

Sariagri - Pemerintah Provinsi Bangka Belitung (Babel) berupaya mempercepat pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat pasca-pandemi COVID-19. Pejabat (Pj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Ridwan Djamaluddin mengatakan akan memadukan industri pariwisata dan perikanan dengan penambangan bijih timah. 

"Saya ingin Babel ini menjadi sebuah contoh pengembangan industri pariwisata, perikanan dengan industri pertambangan di dunia khsusunya bagi delegasi G20 di Belitung nanti," ujar Ridwan Djamaluddin saat menghadiri Ngobrol Bareng Alumni ITB Babel di Pangkalpinang, Sabtu.

Dia mengatakan konteks alumni ITB Provinsi Bangka Belitung sangat pas untuk memadukan pengembangan industri pariwisata, perikanan dengan pertambangan. Menurut dia, mereka dapat memberikan solusi dan titik keseimbangan agar tiga sektor industri ini bisa berjalan berdampingan.

"Saya menyakini pengembangan industri pariwisata, industri perikanan dengan industri pertambangan harus bisa dipadukan dan berdampingan di Babel yang merupakan penghasil bijih timah nomor dua terbesar dunia," kata Ridwan yang juga Alumni ITB Provinsi Kepulauan Babel.

Dia mencontohkan Belitung Timur bisa ditambang bijih timahnya tetapi dengan penambangan baik, penentuan lokasi ditetapkan, produksi ditentukan, terukur dan lainnya.

"Ini tugas kita untuk memadukan industri pariwisata, perikanan dengan pertambangan ini yang merupakan potensi unggulan Babel dalam percepatan pertumbuhan ekonomi daerah ini," katanya.

Baca Juga: Daerah Ini Padukan Industri Pariwisata dan Perikanan dengan Bijih Timah
Bayi Hiu 'Jualan Baru' Pariwisata Unik di Pulau Tinabo



Dia menambahkan jika semua industri serba tidak boleh, tidak usah ada insinyur dan hidup saja dengan apa adanya.

"Kita harus mencari solusi dan tidak bisa menyatakan sesuatu hal itu dengan tidak boleh. Oleh karena itu, saya mengajak bekerja keras untuk itu," pungkasnya.

Video Terkait