5 Langkah Budidaya Ikan Patin di Kolam Terpal, Cocok untuk Pemula

Ilustrasi ikan patin. (Foto: Dokumentasi KKP)

Editor: Putri - Selasa, 24 Mei 2022 | 16:25 WIB

Sariagri - Ikan patin menjadi salah satu komoditas unggulan dalam hal industri ikan di Indonesia. Budidaya ikan patin di Indonesia terbilang mudah.

Dalam segi benih, pembesaran, pakan, hingga pengolahan ikan patin bisa diandalkan. Wilayah produksi budidaya ikan patin di Indonesia meliputi Jambi, Palembang, Riau, Lampung, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Terdapat berbagai cara budidaya ikan patin, bahkan untuk orang yang lahannya terbatas. Salah satunya budidaya ikan patin di kolam terpal.

Menurut situs resmi Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng, banyak orang mengakui bahwa budidaya ikan patin kolam terpal sangat efektif dan menghemat biaya. Ikan ini juga masih menempati posisi penjualan yang cukup tinggi.

Mengutip berbagai sumber, berikut cara budidaya ikan patin di kolam terpal.

1. Menyiapkan Alat-Alat Pendukung

Siapkan beberapa perlengkapan seperti pompa air, blower, paralon atau selang, ember, dan penjaring untuk memanen.

2. Pemilihan Benih

Pemilihan benih sangat penting karena akan menentukan kualitas dan waktu panen. Untuk memperoleh benih ikan patin bisa melakukan pemijahan sendiri.

Namun jika harus membeli benih ikan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Pertama, lokasi pembelian disuahan tidak terlalu jauh dari lokasi kolam agar benih ikan patin tidak mati di perjalanan.

Selain itu, pembelian benih ikan ketika kolam telah siap untuk diisi. Pilih benih yang berukuran seragam. cerah mengkilap, dan tidak cacat. Angkut benih dengan hati-hati jika menggunakan kantong plastik dan perhatikan kadar oksigen di dalamnya. 

3. Pembuatan Kolam

Budidaya ikan patin di kolam terpal menjadi pilihan karena dinilai lebih hemat dan efisien. Selain itu, kolam terpal bisa menyesuaikan dengan luas lahan yang dimiliki.

Selain itu ketika tidak digunakan lagi, kolam terpal dapat langsung dibongkar tanpa meninggalkan kerusakan pada tanah. Dengan melihat tujuan tersebut, beberapa hal perlu diperhatikan ketika membuat kolam terpal. Pertama, gunakan terpal plastik dengan kualitas nomor satu.

Gunakan terpal dengab ketebalan A5 atau A6 yang mampu bertahan selama 5 tahun. Panjang terpal yang digunakan sekitar 8-12 meter dan lebar 6-8 meter. Dengan menggunakan terpal tersebut, maka akan diperoleh ukuran kolam dengan lebar 4-6 meter, panjang 8-10 meter dan tinggi sekitar 1 meter.

Setelahnya, tebarkan pasir dengan ketebalan kira kira 10 cm ke kolam terpal. Buat penyangga bagian pojok kolam terpal agar kokoh, bisa menggunakan tiang dan anyaman bambu atau karung.

4. Menebar Benih Ikan Patin

Sebelum benih ditebar ke kolam, pastikan kamu telah melakukan aklimitasi terhadap benih ikan patin. Selain itu pastikan air kolam sudah ditumbuhi plankton sebagai pakan alami.

Jangan lupa perhatikan kualitas air kolam telah memenuhi syarat untuk budidaya. Setelah itu benih dapat ditebar ke kolam. Waktu yang tepat untuk menebar benih adalah saat pagi atau sore hari. Hal tersebut dikarenakan pada waktu tersebut suhu air tidak terlalu panas.

Menebar benih ikan patin dilakukan dengan memiringkan kantong plastik dan membuka ikatannya, lalu biarkan benih ikan bergerak keluar dengan sendirinya. Kepadatan penebaran benih disesuaikan dengan ukuran kolam. Usahakan tidak terlalu padat untuk menghindari perebutan makanan.

5. Pemberian Pakan

Ikan patin bisa diberi makan pelet dengan komposisi 3/4 dari bobot tubuh ikan per hari. Saat benih masih berukuran kecil, pemberian pakan harus lebih sering yaitu sebanyak 4-5 kali per hari.

Baca Juga: 5 Langkah Budidaya Ikan Patin di Kolam Terpal, Cocok untuk Pemula
Tips dan Trik Budidaya Ikan yang Ramah Lingkungan

Pemberian pakan dikurangi hingga 3 kali sehari ketika ikan patin memasuki masa siap panen. Pemberian pakan dilakukan dengan menaburkan pakan secara merata pada permukaan kolam.

Berikan pakan secara bertahap, tambah jumlah makanan saat ikan masih bersikap agresif. Kurangi jumlah makanan saat ikan mulai tidak menyambut pakan.

Video Terkait