Pertama di Dunia, Cina Luncurkan Kapal Pintar Budidaya Ikan

Kapal Guoxin-1. (CGTN)

Editor: Dera - Senin, 23 Mei 2022 | 14:50 WIB

Cina meluncurkan kapal pintar budidaya ikan berbobot 100.000 ton pada hari Jumat (20/5) kemarin di Kota Qingdao, Provinsi Shandong, Cina timur, seperti diberitakan CGTN.

Kapal perdana di dunia tersebut diberi nama Guoxin-1 ini merupakan realisasi dari model budidaya ikan bergerak yang inovatif dan dianggap sebagai terobosan teknologi dalam industri akuakultur laut Cina.

Kapal penangkaran ikan ini memiliki panjang 249,9 meter, dengan bobot mati 100.000 ton dan perpindahan 130.000 ton, cukup besar untuk bertahan dari topan.

Kabin kapal terdiri atas 15 kamar, masing-masing lebih besar dari dua kolam renang standar. Menurut CMG, kapal tersebut dapat menangani 3.700 ton ikan setiap tahun, termasuk croaker kuning, kerapu, dan salmon Atlantik.

Pembangunan kapal ini diprakarsai oleh investor proyek konstruksi Qingdao Conson Development Group mulai Desember 2020, serta dikembangkan bersama para pembuat kapal dan lembaga penelitian besar di Cina.

Wakil manajer umum Qingdao Conson Development Group, Dong Shaoguang, menjelaskan bahwa teknologi kuncinya adalah pertukaran air tanpa henti antara kabin dan laut yang membuat lingkungan air di kapal tertutup dan terkendali.

Lebih lanjut, Dong mengatakan bahwa kepadatan pengembangbiakan Guoxin-1 lebih tinggi tiga sampai lima kali lipat dibanding kandang tradisional, dan siklus budidayanya bisa sampai seperempat lebih pendek.

Baca Juga: Pertama di Dunia, Cina Luncurkan Kapal Pintar Budidaya Ikan
Tips dan Trik Budidaya Ikan yang Ramah Lingkungan

Kapal ini akan berlabuh di Laut Kuning, Laut Cina Timur, dan Laut Cina Selatan. Gelombang pertama croaker kuning diharapkan berada di pasar pada musim gugur 2022.

Kapal Guoxin-2 dan Guoxin-3 dengan model yang sama akan dikirim pada Maret 2024. Pembangunan versi yang lebih baik, Guoxin-4, direncanakan akan dimulai pada akhir 2023.

Video Terkait