Mengenal Udang Sungai, Jenis Makanan dan Juga Tips Mudah untuk Memancingnya

Warga mencari udang di Situ Pagam di Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. (SariAgri/Dwi Rachmawati)

Editor: Tanti Malasari - Jumat, 13 Mei 2022 | 16:25 WIB

Sariagri - Udang sungai kecil atau juga sering disebut udang sawah adalah salah satu jenis udang air tawar. Ukurannya cukup kecil yakni sekitar 2-3 cm saja.

Ia memiliki tubuh yang berwarna bening atau transparan. Namun udang ini tidak hanya berukuran kecil, ada juga yang besar seperti misalnya udang galah.

Makanan udang sungai

Makanan udang sungai ini adalah detritus, yakni bahan-bahan organik yang sudah membusuk, baik sampah-sampah daun ataupun bangkai binatang serta ganggang atau alga yang ada di sungai.

Selain di sungai, udang jenis ini juga bisa dipelihara di akuarium. Makanannya bisa diberikan pelet khusus untuk udang atau pelet tenggelam.

Kamu juga bisa menambahkan tanaman air. Sebab udang ini menyukai daun-daun yang telah rontok dan membusuk. Tak heran jika udang sungai ini berperan penting dalam membersihkan akuarium.

Cara udang sungai makan adalah dengan mendekati dan menangkap sumber pakannya, kemudian menjepit pakan dengan menggunakan capit kaki jalan, kemudian dimasukkan ke dalam mulut.

Kemudian pakan ini nantinya masuk kedalam kerongkongan (esophagus). Namun jika makanan yang dilahap berukuran lebih besar, akan dicerna secara kimiawi terlebih dahulu oleh maxilliped.

Lantas bagaimana cara memancing udang di sungai?

Setidaknya ada beberapa faktor yang harus diperhatikan dalam memancing udang di sungai.

1. Cuaca

Faktor pertama adalah cuaca. Cuaca bisa sangat mempengaruhi kegiatan memancing udang. Negara kita memiliki dua musim, yaitu kemarau dan hujan.

Adapun waktu terbaik untuk memacing udang ikan adalah di penghujung kedua musim atau saat peralihan dari satu musim ke musim berikutnya, yaitu antara bulan September-Oktober dan April-Mei.

Pilihlah sungai yang tidak memiliki curah hujan tinggi, sebab ini akan membuat warna air menjadi jernih dan mudah dilihat.

2. Lokasi

Udang air tawar seperti misalnya udang galah bisa dijumpai di perairan tawar, terutama di habitat aslinya yaitu sungai yang berdekatan dengan muara.

Pilihlah sungai dengan aliran air yang relatif tenang, sebab udang galah tidak mampu bertahan hidup di perairan yang arusnya deras.

Selain itu, pilih sungai dengan banyak pepohonan, akar, ranting, dan kayu yang melengkung ke sungai. Ini menjadi tempat persembunyian yang disukai udang galah.

3. Waktu

Selain ketika peralihan musim, tentukan waktu memancing udang yang tepat yaitu saat matahari terbenam di sore hari dan menjelang matahari terbit di pagi hari.

4. Perlengkapan

Pastikan kamu menyiapkan peralatan memancing untuk memancing udang. Adapun perlengkapan yang harus dipersiapkan adalah pancingan, dan tidak kalah penting adalah umpan untuk perangkap udang sungai. Umumnya umpan yang digunakan adalah:

Hewan yang Bergerak

Umpan udang sungai yang baik adalah umpan hewan yang masih hidup dan bergerak-gerak. Sebab udang mudah terpancing dengan umpan hidup.

Kamu bisa menggunakan umpan seperti misalnya Udang akan menyantap umpan yang berupa daging-dagingan dengan cepat karena ia adalah hewan karnivora.

Gunakan umpan berupa cacing tanah, cacing bakau, cacing susu atau anakan udang saat memancing udang galah.

Selain itu umpan berupa daging seperti jangkrik, Laron, hati ayam, pelet, dan usus ayam juga bisa digunakan sebagai pilihan umpan lainnya.

Baca Juga: Mengenal Udang Sungai, Jenis Makanan dan Juga Tips Mudah untuk Memancingnya
Penelitian Terbaru Ungkap Bagaimana Udang Merespons Stres Akibat Panas

Terasi

Selain umpan hidup dan bergerak, kamu juga bisa menggunakan terasi untuk memancing udang. Terasi sendiri adalah bumbu yang terbuat dari udang sebagai bahan dasar. Aroma terasi ini akan menarik perhatian udang saat mencari makan.

Umpan Berbau Amis

Terakhir adalah umpan berbau amis, seperti misalnya daging siput. Daging siput juga kerap dijadikan sebagai pilihan yang digunakan untuk memancing.

Video Terkait