Berbagai Fakta Udang Ebi, Cara Menyimpannya hingga Pengolahannya

Ilustrasi udang ebi. (Foto: Unsplash)

Editor: Putri - Kamis, 12 Mei 2022 | 16:15 WIB

Sariagri - Masyarakat Indonesia tidak asing dengan udang ebi. Ebi adalah bumbu masakan yang terbuat dari udang kecil-kecil yang diawetkan dengan cara dikeringkan.

Nama udang ebi berasal dari bahasa Jepang 'ebi' yang artinya udang. Aromanya yang khas serta rasanya yang gurih membuat bumbu masakan yang satu ini semacam wajib jadi persediaan.

Di Indonesia, udang ebi berasal dari daerah pesisir seperti Cirebon dan Tegal. Cara membuat udang ebi kering cukup mudah. Pertama udang segar dibersihkan dulu lalu direbus selama 30 menit.

Setelah direbus, udang dijemur hingga kering. Setelah itu dilakukan proses pemisahan kulit dari dagingnya dengan cara memasukkan udang ke dalam karung. Selanjutnya, udang ditumbuk lalu dikemas dalam plastik.

Dalam pemilihan udang ebi, sebaiknya pilih ebi yang bersih, tidak hancur, dan masih berbentuk udang meskipun ukurannya kecil. Hal ini menandakan bahwa udang ebi itu dibuat dari bahan segar.

Mengutip berbagai sumber berikut cara menyimpan dan menggunakan udang ebi.

1. Merendam Ebi 

Kamu bisa merendam udang ebi di dalam air panas hingga beberapa saat atau hingga daging ebi lunak. Setelah itu, ebi siap digunakan.

Saat pengolahan udang menjadi ebi, udang akan mengeras karena sebagian besar airnya menguap. Karena itu sebelum menggunakan ebi, bahan ini harus direndam dulu atau diseduh sehingga mudah dihaluskan.

Aromanya yang berubah, mengakibatkan ebi punya ciri khas yang membuat masakan memiliki rasa yang lebih kaya

2. Cara Menyimpan 

Cara lebih baik dalam penyimpanan ebi adalah menaruhnya di dalam kulkas. Jika tidak memungkinkan, kamu bisa menyimpannya di dalam toples yang tertutup rapat. Usahakan agar ebi tidak terkena cahaya matahari langsung dan tidak lembab agar kualitasnya tetap terjaga.

3. Penggunaan Ebi

Ebi yang sudah ditumbuk biasanya dipakai pada masakan berkuah, tumisan, dan sambal. Sementara, ebi utuh menjadi tambahan atau pelengkap tumisan dan hidangan berkuah seperti lodeh. 

Selain itu, ebi yang sudah ditumbuk juga bisa digunakan sebagai taburan, sama halnya dengan bawang goreng. Untuk membuatnya sebagai taburan, kamu harus menyangrai ebi terlebih dahulu kemudian ditumbuk.

Alasan banyak orang menggunakan bumbu masak ini adalah karena dapat digunakan memberikan suatu aroma udang, apalagi pada masakan berkuah atau tumisan. Dalam penggunaannyam biasanya dipilih ebi utuh yang bagus dan segar supaya aromanya tidak menusuk. 

Selain nikmat, bumbu dapur ini memiliki berbagai manfaat yang menguntungkan kesehatan. Ebi mengandung kalsium, fosfor, dan mikronutrien. Selain itu kadar proteinnya juga cukup tinggi. Bahkan kalsiumnya tidak kalah banyak daripada hasil laut lainnya.

Jika kamu ingin memasak masakan mengandung ebi, mungkin kamu bisa mencobanya resep yang satu ini, tumis terong ebi.

Bahan 

  • 2 buah terong, potong kotak-kotak.
  • Segenggam ebi kering
  • 1 batang daun bawang, potong-potong
  • 4 sendok makan minyak goreng
Baca Juga: Berbagai Fakta Udang Ebi, Cara Menyimpannya hingga Pengolahannya
Cacing Laut Miliki Manfaat Sebagai Umpan dan Obat Alami

Bumbu

  • 3 siung bawang putih, cincang kasar
  • 2 butir bawang merah, iris
  • 1 cabai merah besar, potong-potong
  • 5 cabai rawit merah, potong-potong
  • Setengah sendok teh garam
  • Gula secukupnya
  • Lada bubuk secukupnya
  • 2 sendok makan kecap asin

Cara membuat

  • Goreng terong jangan terlalu kering, sisihkan.
  • Panaskan minyak goreng, tumis bawang merah, bawang putih dan ebi hingga harum.
  • Masukkan cabai merah dan rawit.
  • Masukkan terong, garam, gula, lada, kecap asin, dan daun bawang. Masak merata dan matang.
  • Cicipi untuk menentukan rasa yang diinginkan.
  • Masakan siap disajikan.

Video Terkait