Tolak Mutasi Kerja, Sony Sukses Bangun Usaha Ikan Hias Untung Belasan Juta

Sony Sartono memilih untuk resign daripada di mutasi. (Sariagri/Dwi Rachmawati)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Kamis, 28 April 2022 | 16:55 WIB

Sariagri - Sosok pria berusia 54 tahun, Sony Sartono, sudah 15 tahun menggeluti usaha ikan hias. Ia bercerita awalnya terpaksa memulai usaha ikan hias lantaran menolak untuk dimutasi kerja ke wilayah Mataram. Sebelumnya Sony merupakan teknisi di Perusahaan Telekomunikasi.

"Saya terpaksa awalnya setelah keputusan mutasi kerja perbaikan Telkom di Mataram. Jadi saya menolak dan resign," ujar Sony kepada Sariagri.

Kemudian, karena Sony hobi dengan ikan hias, akhirnya dia memutuskan untuk membuka usaha ikan hias di Pasar Hewan Jatinegara. Tahun ini, dia mengembangkan usahanya dengan membuka lapak di Pasar Gembrong Baru, Jakarta Timur.

Berbagai ikan hias dijual, mulai dari ikan guppy, molly, sumatra green tiger, oscar, manfish, lobster, black ghost dan lainnya. Khusus lobster, sony mengaku menjalin kerja sama dengan para pembudidaya plasma binaan untuk memasok kebutuhan lobster hias.

"Saya sudah lama menjalin kemitraan dengan petani plasma untuk komoditas lobster hias ini," sebutnya.

Sony menambahkan, rata-rata pembeli datang dari kalangan reseller dan kios ikan hias. Dalam sebulan, dia bisa mengantongi profit hingga Rp12 juta.

"Saya dapat ikan langsung dari peternak, jadi harganya grosir dan bisa bersaing," katanya.

Menurut Sony untuk mendapat keuntungan yang memadai, pelaku usaha harus menguasai cara merawat ikan sampai kualitas ikan bisa terjaga ke tangan konsumen.

Sony mengaku saat ini masih membatasi pengiriman produk ikan hiasnya, diutamakan untuk wilayah Jawa Barat saja. Sebab, kata Sony, pengiriman ke luar daerah yang jauh memiliki risiko kematian ikan karena perbedaan kondisi lingkungan dan penanganan.

"Sebenarnya sih pesanan dari Medan, dan Yogyakarta juga ada. Cuma saya buka pengiriman hanya untuk wilayah Jawa Barat saja. Takut ada ikan yang mati, dan belum tentu kondisi air di sana cocok," jelasnya.

Baca Juga: Tolak Mutasi Kerja, Sony Sukses Bangun Usaha Ikan Hias Untung Belasan Juta
Berbekal Ilmu dari Internet, Milenial Ini Sukses Budidaya Ikan Gabus



Selama ini, Sony mempromosikan ikan hias melalui platform media sosial seperti facebook dan channel youtube. Dia berharap ke masa depan usahanya bisa terus berkembang hingga ekspor.

"Rencana ke depan saya ingin menjadi eksportir ikan hias. Dengan begitu, pangsa pasar bisa lebih besar dan luas," harapnya.

 

Video Terkait