5 Fakta Laut Jawa, Kuburan Kapal Perang Dunia II

Pulau Masalembu, salah satu pulau yang ada di Laut Jawa. (Foto: Wikimedia Commons)

Editor: Putri - Senin, 11 April 2022 | 12:20 WIB

Sariagri - Indonesia dikenal sebagai negara maritim karena dikelilingi berbagai lautan. Luas wilayah perairan Indonesia sekitar 3.257.483 km persegi.

Di antara berbagai lautan, salah satu yang kerap disebut-sebut adalah Laut Jawa. Perairan ini beberapa kali disebut-sebut karena kecelakaan pesawat seperti kecelakaan Sriwijaya Air SJ-182 dan Lion Air JT610.

Laut Jawa berada di sebelah utara Pulau Jawa dan sebelah selatan Pulau Kalimantan. Batas Laut Jawa adalah bagian selatan Samudera Hindia, bagian barat adalah Selat Sunda dan timur adalah Selat Bali. 

Mengutip berbagai sumber, berikut beberapa fakta tentang Laut Jawa. 

1. Laut Dangkal

Keadaan perairan ini berbeda dengan perairan yang berada di sebelah selatan Pulau Jawa yaitu Laut Selatan. Ombak dari laut ini kecil dan tenang serta termasuk dalam laut dangkal.

Kedalaman Laut Jawa mencapai 46 meter. Karena dangkal, dalam laut mendapati banyak sinar matahari. Oleh sebab itu terdapat berbagai macam biota laut yang indah dan dijadikan sebagai objek pariwisata yang populer.

Ditemukan berbagai macam jenis ikan serta terumbu karang dalam perairan ini. Tempat wisata yang terkenal dari perairan ini adalah Taman Nasional Kepulauan Seribu dan Taman Nasional Karimun Jawa.

2. Dipengaruhi oleh Iklim Monsoon

Cuaca Laut Jawa dipengaruhi oleh iklim monsoon. Saat musim hujan yang biasa terjadi sekitar Desember sampai Maret, gelombang di sekitar perairan akan tinggi.

Hal tersebut dikarenakan oleh tiupan angin yang kencang serta hujan yang turun hampir setiap hari. Sedangkan pada musim kemarau, ombak cenderung tenang dan tidak terlalu tinggi. Hal ini terjadi pada Juli hingga September.

3. Kuburan Kapal Karam

Mengutip AFP, Laut Jawa adalah tempat AL Sekutu dihancurkan oleh pasukan Jepang. Dalam perang pada 27 Februari 1942, kapal-kapal perang pasukan gabungan antara Belanda, AS, Inggris, dan Australia kalah telak dari Jepang.

Kekalahan tersebut terjadi di laut ini. Pihak Sekutu kehilangan lima kapal perang dan 2.300 pelaut. Sementara Jepang hanya kehilangan satu kapal dan 36 nyawa.

Pada November 2013, para peneliti menemukan sebuah kapal selam Jerman yang terkena torpeda pada Perang Dunia II.

4. Terdapat Berbagai Gugus Pulau

Terdapat beberapa gugusan pulau dan kepulauan yaitu Kepulauan Seribu di utara Kabupaten Tangerang dan secara administratif masuk dalam wilayah DKI Jakarta. Kemudian ada Kepulauan Karimun Jawa yang masuk administrasi Jawa Tengah.

Pulau-pulau lainnya adalah Pulau Bawean dan pulau-pulau kecil di sekitarnya, Kepulauan Masalembo, dan Pulau Kangean beserta pulau-pulau kecil di sekitarnya yang berada di bawah administrasi Provinsi Jawa Timur.

5. Banyak Terjadi Kecelakaan

Laut ini menjadi saksi dan tempay berbagai kecelakaan, baik kapal maupun pesawat. Pada 1981, sebuah kapal penumpang bernama Tampomas II terbakar hingga akhirnya tenggelam di area laut ini, tepatnya sekitar Kepulauan Masalembo.

Saat itu Tampomas II yang merupakan milik Pelni menempuh perjalanan dari Jakarta ke Sulawesi. Lalu pada 2006, sebuah kapal feri yang mengangkut penumpang juga tenggelam dan sekitar 400 orang tewas dalam kejadian tersebut.

Pada 1 Januari 2007, pesawat Adam Air yang terbang dari Surabaya tujuan Manado hilang di atas perairan ini. Lalu pada 29 Oktober 2018 pesawat Lion Air dengan rute penerbangan Jakarta menuju Pangkal Pinang jatuh di sekitar perairan Karawang.

Baca Juga: 5 Fakta Laut Jawa, Kuburan Kapal Perang Dunia II
Pengertian Ekosistem Laut dan Berbagai Jenisnya

Pesawat ini bertolak dari Jakarta pada pukul 06.10 WIB dan diperkirakan akan tiba di Pangkal Pinang pada pukul 07.10 WIB. Namun pesawat ini hilang kontak pada pukul 06.33 WIB.

Terbaru pada 9 Januari 2021, Sriwijaya Air SJ-182 jatuh di perairan Kepulauan Seribu empat menit setelah lepas landas. Kecelakaan penerbangan Jakarta-Pontianak ini menewaskan seluruh 62 orang di dalamnya.

Video Terkait