Daftar Palung Laut Terdalam di Dunia

Ilustrasi pemandangan bawah laut. (Foto: Unsplash)

Editor: Putri - Jumat, 1 April 2022 | 15:00 WIB

Sariagri - Palung laut adalah cekungan di dasar laut yang sempit, namun sangat dalam. Bentuknya menjorok ke dalam yang bisa mencapai ribuan meter.

Karena bentuknya menjorok, sering juga disebut sebagai jurang dan kedalamannya pun tidak main-main. Banyak palung laut yang disebut sebagai tempat terdalam di dunia.

Palung laut Mariana diketahui sebagai yang paling dalam di dunia. Letaknya di dasar Samudra Pasifik Utara bagian barat dan kedalaman Mariana diketahui sekitar 11.034 meter.

Mariana terbentuk ketika dua lempeng tektonik bertabrakan. Pada titik tumbukan, salah satu lempeng menyelam ke dalam mantel bumi, menciptakan area seperti parit.

Dibandingkan dengan Gunung Everest setinggi 8.848 meter, bagian terdalam Mariana sekitar 2.147 meter lebih dalam dari ketinggian Everest.

Karena begitu dalam, hal tersebut menjadi sesuatu yang menyeramkan dan berbahaya. Pada April 2021, perairan Bali Utara dibicarakan karena memiliki palung yang menjadi area kecelakaan KRI Nanggala. 

Seluruh awak KRI Nanggala-402 yang berjumlah 53 orang dipastikan gugur akibat tenggelamnya kapal selam itu. Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono mengatakan bahwa KRI Nanggala-402 terbelah menjadi tiga.

Terdapat beberapa palung laut lainnya yang dikenal sangat dalam.

1. Tonga

Tonga memiliki kedalaman 10.882 meter. Terletak di Samudra Pasifik Selatan, di sisi utara Zona Subduksi Kermadec-Tonga. Daerah ini dianggap sebagai zona perendaman aktif, yang berarti lempeng Pasifik terus meluncur di bawah lempeng Tonga dan Indo-Australia.

Hal ini membuat Tonga menjadi situs penting untuk penelitian ilmiah tentang pembentukan dasar laut dan samudra. Menariknya, Tonga juga merupakan lokasi pembangkit termoelektrik radioisotop dari misi Apollo 13.

2. Galathea

Galathea adalah palung laut terdalam ketiga di dunia. Terletak di Samudra Pasifik bagian barat, kedalamannya mencapai 10.540 meter.

Salah satu eksplorasi pertama situs ini terjadi pada 1950 oleh tim eksplorasi Denmark. Saat itu tujuan awalnya adalah mengumpulkan fauna.

3. Kermadec

Kermadec mencapai kedalaman maksimum 10.047 meter. Kermadec diidentifikasi sebagai kawasan yang penting secara global karena tingkat keanekaragaman fauna yang tinggi, termasuk paus, hiu, penyu, dan ikan pelagis besar.

Pada dasar Kermadec memiliki gunung api dan lubang hidrotermal yang dihuni oleh spesies khusus yang tidak ditemukan di tempat lain. Pemerintah Selandia Baru menciptakan larangan pengambilan di sekitar Kepulauan Kermadec pada 1990.

Sekarang WWF bekerja dengan Pew Environment Group untuk mengamankan perlindungan tambahan untuk melindungi hal-hal yang mengelilingi pulau-pulau tersebut.

4. Izu-Ogaswara

Izu–Ogasawara memiliki kedalaman 9.780 meter. Izu-Orgaswara adalah perpanjangan dari lempengan Jepang. Di sini, Lempeng Pasifik sedang subduksi di bawah Lempeng Perairan Filipina, menciptakan Kepulauan Izu dan Kepulauan Bonin pada sistem Busur Izu–Bonin–Mariana.

5. Puerto Rico

Puerto Rico memiliki kedalaman 8. 400 meter dan paling dalam di Samudra Atlantik. Mengutip National Geographic, Palung Laut Puerto Rico terletak di utara Persemakmuran Puerto Rico, memisahkan Samudra Atlantik dan Karibia.

Baca Juga: Daftar Palung Laut Terdalam di Dunia
Akuakultur Pengaruhi Ukuran dan Pertumbuhan Ikan Liar

Lempengan ini terbentuk dari pertemuan lempeng Amerika Utara dengan lempeng Karibia yang lebih kecil.

6. Cekungan Eurasia

Cekungan Eurasia terletak di wilayah Samudera Arktik. Adapun luas atau kedalamannya kurang lebih mencapai 5.449 meter. Daerah yang membatasinya meliputi wilayah Greenland, Lomonosov Ridge, dan tentunya Samudera Arktik.

Terdapat dua perairan yang berada di dekat cekungan Eurasia, yakni Laptev dan Kara. Ada yang melakukan penelitian dan menemukan fakta bahwa Eurasia ada sejak 53 tahun lalu.

Video Terkait