10 Variabel Indeks Kesehatan Laut Indonesia

Hasil tangkapan nelayan di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Samudera, Banda Aceh, Aceh, Selasa. (8/10/2019). (ANTARA FOTO)

Editor: M Kautsar - Rabu, 23 Maret 2022 | 12:50 WIB

Sariagri - Asisten Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Ruang Laut, Kemenkomarves, Rasman Manafi mengungkapkan bahwa dalam kebijakan kelautan Indonesia telah ditetapkan ukuran keberhasilannya melalui indeks kesehatan laut Indonesia (IKLI).

“Indeks kesehatan laut Indonesia sudah ditentukan juga dikebijakan laut Indonesia Perpres 34/2022. Indeks kesehatan laut Indonesia itu ada 10 goal dengan variabel pengukuruannya adalah indikator kinerja di KKP, Kementerian Pariwisata, dan KLHK,” ujarnya dalam Akselerasi Pembangunan KP Pasca Terbitnya Perpres RZ Kawasan Antarwilayah, Selasa (22/03/2022).

Rasman mengatakan bahwa kesehatan laut bukan hanya sekedar tingkat kejernihan atau bersihnya kolam air, namun lebih dari itu adalah nilai dan manfaat dari laut itu sendiri.

“Saya kira secara konsep itu sudah beberapa kali disusun oleh teman-teman tim termasuk di KKP, dan pedoman pengukuruannya kita sudah buat dan saya kira teman-teman provinsi yang pernah melaksanakan ini di Bali dan tahun ini rencananya saya dengar di DKI Jakarta akan mengimplementasikan sebagai indikator pengukuran keberhasilan kebijakan kelautan Indonesia,” katanya.

Lebih lanjut dia menuturkan bahwa 10 variabel IKLI selama masa pandemi mengalami peningkatan dan penurunan. Salah satu yang mengalami penurunan tersebut, lanjut dia, adalah laut sebagai sumber produk alam akibat dari aktivitas ekonomi yang turun.

Baca Juga: 10 Variabel Indeks Kesehatan Laut Indonesia
KKP Bangun Command Centre Antisipasi Ilegal Fishing di Maluku

“Tetapi beberapa variabel mengalami peningkatan misalnya laut bersih mengalami peningkatan karena memang aktivitas pemanfaatan di ruang laut berkurang dan laut dapat melakukan perbaikan,” tuturnya.

Untuk diketahui, adapun 10 variebel IKLI tersebut di antaranya adalah laut sebagai sumber pangan, perikanan tradisional, laut sebagai produk alam, laut sebagai penyimpanan karbon, perlindungan pesisir, laut sebagai sumber mata pencaharian, laut sebagai penyedia jasa pariwisata dan rekreasi, perlindungan spesies dan tempat ikonis, perairan yang bersih, dan keanekaragaman hayati.

Video Terkait