Mengenal Ikan Manyung, Si Kucing Laut yang Punya Rasa Sangat Lezat

Ilustrasi ikan manyung (Istimewa)

Editor: Tanti Malasari - Jumat, 28 Januari 2022 | 17:10 WIB

Sariagri - Ikan manyung atau yang sering juga disebut jambal roti ini adalah salah satu ikan yang berkomoditas tinggi. Oleh sebab itu, prospek budidaya ikan ini sangat menjanjikan, mengingat ia adalah pangan yang lezat dan banyak digemari.

Ikan Manyung atau nama latinnya Arius Thalassinus, merupakan jenis ikan dari suku Ariidae. Ikan ini juga kerabat dari ikan berkumis seperti lele dan patin. Maka tak heran jika di dalam ikan ini ditemukan kumis, sisik, kepala. Kumis dari ikan ini berfungsi sebagai indera peraba untuk hidup di dasar dan perairan keruh.

Spesifikasi ikan manyung

Dikutip dari laman kkp, ikan ini bisa mencapai ukuran yang besar. Umumnya tertangkap pada ukuran 250-700 mm dan dapat mencapai panjang 1.500 mm. Beratnya berkisar antara 190-4.500 gram pada panjang 195-580 mm, dan 553-5000 gram pada panjang 280-600 mm.

Ciri khusus dari ikan ini adalah adanya adipose fin, yaitu sirip tambahan berupa lemak yang terletak dibelakang sirip dorsal dan tidak berhubungan. Sirip punggung, dada, dan dubur masing-masing berjari keras satu dan mengandung bisa. Sirip lengkap yaitu sirip dorsal, ventral, pektoral, anal, dan caudal.

Ikan manyung dapat dikelompokan sebagai ikan demersal besar. Ikan ini punya bentuk badan memanjang, kepala picak (gepeng), bersungut tiga pasang. Ciri khusus dari ikan ini adalah sirip tambahan berupa lemak yang terletak dibelakang sirip dorsal dan tidak berhubungan.

Habitat

Habitat ikan ini banyak terdapat di kawasan Eustaria atau perairan pertemuan air laut dan sungai. Ia tersebar di tiga wilayah tropis dunia, seperti Atlantik Tengah, Laut Merah, dan Samudera Hindia hingga ke Filipina, Taiwan, Australia dan Indonesia. Di Indonesia sendiri ia banyak ditemukan di perairan utara Jawa.

Kandungan gizi dan manfaatnya

Manyung termasuk ikan yang bergizi tinggi. Bahkan minyaknya mengandung asam lemak omega-3, yang diketahui sangat baik untuk jantung.

Selain asam lemak, ia juga mengandung kalori, protein, lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor, besi dan berbagai vitamin dan mineral.

Adapun manfaat yang bisa dirasakan dari ikan ini diantaranya adalah :

1. Mencegah penyakit stroke
2. Mencegah penyakit jantung
3. Mengobati radang kulit
4. Meningkatkan nafsu makan
5. Meningkatkan kadar trombosit


Olahan ikan manyung

Selain diolah menjadi ikan asin, manyung juga kerap diolah dengan cara digulai, dimangut dan diasap. Bahkan, banyak rumah makan yang menyediakan menu utama, olahan kepala manyung yang diasap. Kantung udara ikan ini juga biasa diperjualbelikan, untuk dikonsumsi serta, telurnya bisa diolah menjadi pepes telur ikan manyung.

Di daerah pantura, kepala ikan ini termasuk menu kuliner yang diburu. Meski harganya cukup mahal, banyak orang yang mengantri untuk mencicipi menu ini. Untuk mendapatkan kepala manyung kecil dijual seharga Rp 110.000, sementara yang sedang seharga Rp 165.000, yang besar seharga Rp 200.000, yang jumbo seharga Rp 260.000.

Baca Juga: Mengenal Ikan Manyung, Si Kucing Laut yang Punya Rasa Sangat Lezat
Jangan Salah Beli! Ini Ciri-Ciri Ikan Giandra yang Segar dan Sehat

Selain itu ada juga kepala ikan dengan ukuran super jumbo seharga Rp 300.000, ukuran super jumbo x seharga Rp 350.000, dan super jumbo xx seharga Rp 400.000. Ketiga ukuran super jumbo ini bisa dimakan oleh sekitar 5-7 orang sekaligus saking besarnya.

Harga ikan manyung

Kini untuk mendapatkan ikan ini sudah sangat mudah, mau itu di pasar tradisional maupun moder. Biasanya ikan ini tidak dijual berupa ikan segar tetapi dalam bentuk jambal roti asin yang sudah dikeringkan. Harganya memang tergolong mahal, yakni sekitar 60-70 ribu rupiah per kilogram.

Video Terkait