Dianggap Tak Bernilai, Ekspor Rumput Laut Sargassum Lampung Meningkat di Tahun 2021

Rumput laut jenis Sargassum. (Barantan)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Jumat, 28 Januari 2022 | 11:15 WIB

Sariagri - Rumput laut merupakan komoditas ekspor produk kelautan Indonesia, beragam jenis rumput laut tersebar diberbagai perairan di tanah air, salah satunya adalah rumput laut jenis Sargassum yang diminati pasar global.

Ekspor rumput laut jenis Sargassum di Provinsi Lampung meningkat setiap tahunnya. Permintaan akan komoditas tersebut datang dari beberapa negara di Asia, antara lain Tiongkok dan negeri Sakura, Jepang.

Kepala Karantina Pertanian Lampung, Muh. Jumadh mengatakan bahwa sepanjang tahun 2021 capaian ekspor rumput laut di wilayahnya mencapai 760 ton, dengan nilai ekonomi sebesar Rp5,1 miliar. Sebelumnya ekspor rumput laut pada 2020 mencapai 435 ton dengan nilai Rp2,1 miliar.

"Nilai ekspor meningkat hampir dua kali lipat, khususnya komoditas rumput laut. Namun capaian ini harus kita tingkatkan lagi guna menyukseskan gerakan tiga kali lipat ekspor (Gratieks) agar kesejahteraan petani atau nelayan rumput laut bisa menjadi lebih baik," ujarnya seperti dikutip dari Badan Karantina Pertanian (Barantan), Jumat (28/1/2022).

Jumadh menambahkan bahwa pihaknya akan terus mendorong para pelaku ekspor untuk meningkatkan kualitas produk pertanian, agar mampu berdaya saing di kancah dunia.

"Upaya yang dilakukan Karantina Pertanian Lampung dalam mendukung Gratieks yaitu dengan terus memberikan layanan dan pembinaan terhadap kualitas komoditas layak ekspor," ungkapnya.

Baca Juga: Dianggap Tak Bernilai, Ekspor Rumput Laut Sargassum Lampung Meningkat di Tahun 2021
Demi Tingkatkan Kualitas dan Produksi Ekspor Rumput Laut Dibutuhkan Kolaborasi Multipihak

Untuk diketahui, sargassum sendiri merupakan rumput laut yang selama ini dianggap tak memiliki nilai di mata masyarakat, namun siapa sangka komoditas ini memiliki nilai ekonom yang tinggi.

Rumput laut jenis sargassum dapat diolah menjadi berbagai kebutuhan seperti pakan ikan dan kerang, bahkan di negara tujuan ekspor komoditas ini sudah dimanfaatkan sebagai pupuk.

Video Terkait