Realisasi Anggaran Tahun Lalu Rp4,72 Triliun, KKP Dapat Pagu Alokasi APBN Rp6,1 Triliun di 2022

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono.(Dok.KKP)

Editor: Arif Sodhiq - Rabu, 26 Januari 2022 | 17:35 WIB

Sariagri - Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono mengungkapkan realisasi penyerapan anggaran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Tahun Anggaran 2021 mencapai 98,88 persen atau Rp4,72 triliun dari total pagu Rp4,77 triliun.

"Di Tahun 2021, KKP telah merealisasikan kegiatan prioritas KKP mulai dari kegiatan perikanan tangkap, perikanan budidaya, penguatan daya saing, pengawasan SDKP, pengelolaan ruang laut, riset dan SDM KP serta karantina ikan dan pengendalian mutu," ujarnya dalam rapat perdana di tahun 2022 dengan Komisi IV DPR di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (26/1/2022).

Dia menyebutkan nilai Produk Domestik Bruto (PDB) perikanan sampai dengan triwulan III-2021 telah tumbuh 4,55 persen. Nilai ini lebih tinggi dibanding PDB perikanan di triwulan III-2020.

Menurut dia, angka itu belum memperhitungkan pertumbuhan lapangan usaha sektor kelautan dan perikanan, baik dari komoditas pengolahan hasil perikanan, komoditas pergaraman, biofarmakologi dan bioteknologi dari hasil laut dan jasa kelautan.

"Berdasarkan angka tersebut maka perekonomian sektor kelautan dan perikanan sepanjang triwulan I hingga triwulan III 2021 masih mengindikasikan terjadinya perbaikan performa dibandingkan tahun 2020," katanya.

Selain itu, nilai ekspor produk perikanan sepanjang tahun 2021 mencapai 5,72 miliar dolar AS atau meningkat 9,82 persen dibanding tahun sebelumnya. Neraca perdagangan juga surplus 5,22 miliar dolar AS atau meningkat 9,2 persen dibanding tahun sebelumnya.

Trenggono mengungkapkan komoditas ekspor utama secara nilai adalah udang, tuna cakalang, cumi sotong gurita, rajungan kepiting dan rumput laut. Sedangkan lima pasar utama yaitu Amerika Serikat tertinggi disusul Tiongkok, ASEAN, Jepang, dan Uni Eropa.

Selanjutnya, geliat investasi sektor kelautan dan perikanan menunjukkan angka positif. Investasi sektor kelautan dan perikanan tahun 2021, sampai dengan rilis BKPM dan OJK September 2021 mencapai Rp4,39 triliun dan diperkirakan angka sementara hingga Desember 2021 mencapai Rp6,02 triliun.

"Realisasi produksi perikanan di tahun 2021 mencapai 24,48 juta ton, dengan Angka Konsumsi Ikan secara nasional mencapai 55,37 kg/kapita/tahun. Capaian Nilai Tukar pada Desember 2021 telah meningkat dan mencapai lebih dari 100, yakni 106,79 untuk Nilai Tukar Nelayan, dan 104,47 untuk Nilai Tukar Pembudidaya Ikan," paparnya.

Pada tahun anggaran 2022, KKP mendapat pagu alokasi APBN Rp6,1 triliun. Dari jumlah itu, KKP melakukan automatic adjustment anggaran rupiah murni Rp296.5 miliar, sesuai arahan Presiden Joko Widodo untuk dilakukan pencadangan anggaran 5% pada tiap K/L dalam rangka mitigasi dampak berlanjut dan memburuknya kondisi pandemi COVID-19 di tahun 2022.

Baca Juga: Realisasi Anggaran Tahun Lalu Rp4,72 Triliun, KKP Dapat Pagu Alokasi APBN Rp6,1 Triliun di 2022
KKP Siapkan Rencana Aksi Quality Assurance 2022 Guna Akselerasi Mutu Produk

Trenggono menambahkan pihaknya telah merancang kegiatan prioritas di tahun 2022, untuk kepentingan nelayan, pembudidaya ikan, pengolah dan pemasar, petambak garam dan masyarakat pesisir lainnya.

"Kami mengharapkan pelaksanaan beberapa kegiatan prioritas KKP tahun 2022 di daerah dapat memberikan dampak bagi peningkatan kesejahteraan dan perekonomian nasional. Kami menargetkan kegiatan bantuan pada masyarakat dapat diselesaikan paling lambat pada semester I tahun 2022," pungkasnya.

Video terkait:

Video Terkait