Sedih! Seekor Penyu Mati di Pantai Yogyakarta dengan Mulut Penuh Plastik

Seekor penyu ditemukan mati dengan kondisi mulut penuh sampah plastik. (Sariagri/Sugih Arto)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Kamis, 20 Januari 2022 | 17:55 WIB

Sariagri - Mulut penuh sampah, seekor penyu hijau ditemukan mati di pinggir Pantai Cangkring, Kapanewon Poncosari, Kalurahan Srandakan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kontan saja peristiwa ini jadi berita di semua jejaring berita online.

Selain hewain ini dilindungi, tanpa penyu, lautan kita barangkali tak akan berisi ikan. Karena itu, kenapa kita musti bersedih dan menangis kencang karena kematian penyu hijau yang baik hati ini.

Saat dihubungi Sariagri pada Kamis (20/1/2022), Koordinator SAR Satlinmas Wilayah 4 Pantai Samas-Pantai Pandansimo, Dwi Rias Pamuji, menjelaskan bangkai penyu itu ditemukan oleh seorang warga kemarin. Ketika menyusuri pinggiran pantai tersebut, saksi menemukan penyu namun tak kunjung bergerak.

Dwi bercerita, warga yang kebetulan lewat, melihat sang penyu sudah jadi bangkai, lalu melapor ke pos SAR yang langsung ditindaklanjuti bersama-sama perwakilan BKSDA yang ada di dekat TKP.

"Nah, pas kami periksa itu pada bagian mulut penyu ada plastiknya, jadi kemungkinan di dalam perut bisa memakan banyak plastik juga," ujarnya.

Dwi mengungkapkan penyu itu jenis penyu hijau dengan panjang karapas 75 cm dan lebar 60 cm. Usai pemeriksaan, selanjutnya bangkai penyu dikubur di pinggir pantai.

"Untuk bangkai penyu itu tadi langsung dikuburkan," katanya.

Menurut Dwi, penemuan bangkai penyu bukan pertama ini terjadi di wilayahnya. Namun untuk penyu yang mati dengan kondisi mulut penuh plastik terbilang jarang.

Dwi menjelaskan banyak sampah plastik dari sungai yang masuk ke laut selatan. Apalagi saat ini memasuki musim hujan sehingga sampah di sungai mengalir ke laut.

Fungsi Penyu Bagi Hidup Manusia

Penyu adalah salah satu hewan air yang di lindungi artinya secara hukum sudah jelas bahwa semua jenis penyu yang ada di Indonesia telah dilindungi, sehingga baik daging, telur,k arapas dan semua produk turunannya, tidak boleh juga dimanfaatkan dan diperjualbelikan.

Lantas apa sebenarnya fungsi penyu bagi kehidupan manusia?

Dikutip dari laman Dirjen Pengelolaan Ruang Laut, ternyata faktanya fungsi penyu bagi kehidupan manusia cukup mengejutkan. Penyu mempunyai peran penting dalam menjaga ekosistem laut yang sehat dan laut yang sehat akan menjadi habitat berjuta-juta ikan sebagai sumber protein penting bagi manusia.

Berikut cara penyu hijau yang menjaga keberlangsungan hidup padang lamun (hutan di dalam laut) dan rumput laut. Ketika penyu hijau dengan lahap memakan lamun, maka penyu hijau telah membantu menambah nutrisi dan membantu produktifitas lamun.

Baca Juga: Sedih! Seekor Penyu Mati di Pantai Yogyakarta dengan Mulut Penuh Plastik
Kisah Agus yang Resah Soal Sampah di Sungai Brantas, Kini Malah Jadi Berkah

Sebab tanpa proses merumput yang konstan maka padang lamun akan terlalu rimbun dan menghalangi arus laut. Selain itu hal ini juga menghalangi sinar matahari menembus ke dasar laut, akibatnya pangkal lamun akan mengalami pembusukan dan menciptakan habitat sejenis jamur.

Perilaku penyu hijau dalam memakan lamun juga membantu penyebaran lamun. Kebanyakan penyu memakan lamun hingga beberapa centimeter dari pangkal daunnya yang menyebabkan bagian ujung dan yang lebih tua akan hilang. Sebagai hasil dari seringnya penyu memakan daun lamun di bagian yang sama, maka lamun hidup menyebar, tidak terkumpul pada satu tempat. Artinya jika penyu hijau punah maka Padang Lamun juga akan menghilang dan otomatis ikan juga tidak akan ada lagi di lautan.

 Jadi, mari jangan buang sampah sembarang di sungai maupun di laut ya Sobat Agri...

Video Terkait