Puluhan Rumpon Nelayan di Pulau Ini Belum Kantongi Izin

Nelayan memasang rumpon di Kabupaten Simeulue, Aceh. (Antara)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Kamis, 20 Januari 2022 | 06:00 WIB

Sariagri - Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Simeulue menyatakan puluhan rumpon atau sarang ikan milik nelayan yang dipasang di perairan laut di kabupaten itu hingga kini belum mengantongi izin.

Kepala Dinas Kelautan Perikanan (DKP) Kabupaten Simeulue Isdawati di Simeulue, Rabu, mengatakan meski belum memiliki izin, namun pihaknya belum menertibkan rumpon tersebut.

"Berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2021, pemasangan rumpon itu harus memiliki izin," kata Isdawati didampingi Kepala Bidang Perikanan dan Tangkap DKP Kabupaten Simeulue Roli .

Dia mengatakan peraturan menteri tersebut mengatur penempatan alat penangkapan ikan dan alat bantu penangkapan ikan di wilayah pengelolaan perikanan Negara Republik Indonesia dan laut lepas serta penataan andon penangkapan ikan.

Namun, pihaknya belum menerapkan peraturan menteri tersebut karena saat ini masih dalam tahap sosialisasi kepada masyarakat nelayan di kabupaten kepulauan di Samudera Hindia tersebut.

"Untuk penerapan izin, belum kami lakukan. Saat ini masih dalam tahan sosialisasi. Ke depan, kami akan terapkan dan setiap rumpon wajib mengantongi izin," katanya.

Isdawati mengatakan rumpon nelayan yang terpasang di perairan Simeulue terdata mencapai 50 unit. Dari puluhan rumpon tersebut, empat unit di antaranya merupakan bantuan Anggota DPRK Simeulue melalui DKP Kabupaten Simeulue.

"Untuk angka pastinya berapa jumlah semua rumpon milik nelayan, kami belum bisa pastikan. Namun, yang terdata baru 50 unit. Ada juga empat di antaranya bantuan anggota dewan," katanya.

Baca Juga: Puluhan Rumpon Nelayan di Pulau Ini Belum Kantongi Izin
Nelayan Indonesia Dikagumi Warga Jepang, Warganet: Nenek Moyangku Seorang Pelaut!

Murajim, nelayan pemilik rumpon, mengatakan biaya membuat sarang ikan tersebut mencapai Rp50 juta lebih. Biaya tersebut juga tergantung kedalaman laut tempat rumpon dipasang.

"Rumpon laut memudahkan nelayan dalam menangkap ikan. Namun karena biaya pembuatannya cukup mahal, sehingga hanya beberapa nelayan saja yang mampu membuatnya," katanya.

Video Terkait