Akibat Suhu Air yang Tinggi, Nelayan Jepang Alami Penurunan Jumlah Tangkapan Ikan Makarel

Ikan Makarel. (Pinterest)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Selasa, 18 Januari 2022 | 16:50 WIB

Sariagri - Cuaca dingin menjadi tantangan tersendiri bagi para nelayan di negara empat musim, tak terkecuali Jepang. Pada 2021 lalu, para nelayan Negeri Sakura harus mengalami jumlah penurunakan jumlah tangkapan ikan makarel hingga 38 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Mengutip Nippon.com, Selasa (18/1/2022) jumlah tangkapan ikan sauri pada 2021 hanya 18.291 ton berdasarkan dari koperasi perikanan setempat. Jumlah tersebut merupakan penurunan 85 persen dari 2018, menurut data dari kelompok nasional nelayan makarel yang menggunakan jaring celup.

Hasil tangkapan yang buruk ini berimbas pada harga jual ikan saury. Pasalnya, tahun lalu, harga ikan yang hanya ada di perairan pasifik ini meningkat menjadi 29 persen atau lebih dari tiga kali lipat dibandingkan tahun 2018.

Banyak warga yang mengeluh karena tidak dapat menikmati kelezatan ikan yang hanya ada di musim dingin itu. Para nelayan menyebut, ada berbagai penyebab turunnya jumlah tangkapan ikan makarel di Jepang.

Baca Juga: Akibat Suhu Air yang Tinggi, Nelayan Jepang Alami Penurunan Jumlah Tangkapan Ikan Makarel
PT Timah Bantu Alat Tangkap Ikan untuk Nelayan di Belitung Timur

Salah satunya adalan suhu air yang lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Selain itu, para nelayan menyebut adanya penangkapan ikan makarel oleh kapal-kapal besar dari luar Jepang juga menjadi penyebab langkanya ikan makarel di Jepang.

Kendati demikian, di daerah paling utara Hokkaido, masih ada nelayan yang berhail meningkatkan jumlah tangkapannya hingga 3 persen pada tahun lalu. Tercatat, para nelayan di Hokkaido berhasil mendapat ikan makarel sekitar 11.945 ton. 

Video Terkait