Fakta Unik: Ikan Napoleon Bisa Berganti Kelamin, Kok Bisa?

Ilustrasi ikan napoleon. (Istimewa)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Jumat, 31 Desember 2021 | 20:40 WIB

Sariagri - Ada sebuah ikan awalnya berjenis kelamin betina, namun kemudian berganti menjadi jantan, apakah mungkin? Jawabannya mungkin saja, seperti yang terjadi pada ikan Napoleon.  

Dengan sifat hermaprodit protogini yang dimilikinya, Ikan Napoleon yang bisa berganti kelamin dari betina menjadi jantan pada usia dewasa.

Perubahan yang dialami ikan Napoleon ini berkaitan erat dengan proses reproduksinya. Adanya ikan betina yang berubah menjadi jantan ditengarai dalam upaya menyeimbangkan populasi ikan Napoleon jantan diantara ikan-ikan betina untuk menjaga kelangsungan hidup mereka. 

Perubahan kerap terjadi saat ikan berumur sekitar 9 tahun dengan ukuran kurang lebih 70 cm. Dalam proses tersebut, ikan betina berukuran besar yang berubah menjadi ikan jantan kemudian akan menjadi pemimpin kelompok (supermales).  

Proses perubahan jenis kelamin hanyalah satu dari sekian banyak keunikan lainnya yang bisa dilihat dari ikan Napoleon. Bahkan namanya sendiri diambil dari nama panglima besar Perancis, Napoleon, dengan melihat kemiripan pada bagian depan kepala atau dahi yang menonjol.


Keberadaan Ikan Napoleon yang bisa berganti kelamin bisa dilihat mata secara jelas, lantaran ukuran tubuhnya yang besar. Panjangnya bisa mencapai dua meter. Sementara berat tubuhnya punya kemungkinan mencapai 190 kg.

Masa hidup ikan Napoleon terbilang cukup lama yakni diperkirakan bisa mencapai 50 tahun. Sebagai salah satu jenis ikan karang terbesar, ikan ini juga sering dijuluki pelindung terumbu karang. 

Hal tersebut karena ikan Napoleon kerap kali memakan bintang laut mahkota (Achantaster Placi) yang dianggap berbahaya bagi kehidupan terumbu karang.

Baca Juga: Fakta Unik: Ikan Napoleon Bisa Berganti Kelamin, Kok Bisa?
Unik! Peneliti Temukan Ikan yang Memiliki Jidat Transparan

Ikan Napoleon merupakan salah satu komoditas yang bernilai tinggi di pasaran dan banyak diminati oleh negara-negara yang berada di Asia Timur. Untuk mencegah penurunan populasinya secara drastis, di Indonesia, ikan tersebut memiliki status perlindungan secara terbatas. 

Dengan demikian maka ikan Napoleon yang boleh ditangkap harus dibatasi yakni ikan berukuran kurang dari 100 gram dan juga berukuran 1.000 gram - 3000 gram. Persebaran ikan Napoleon mayoritas berada di wilayah Indonesia timur antara lain perairan Papua, Papua Barat, Maluku, dan Maluku Utara.

Video Terkait