Produsen Cottonii Terbesar di Dunia, Ini Cara KKP Tekan Impor Rumput Laut

Ilustrasi - Rumput laut.(Wikimedia)

Editor: Arif Sodhiq - Senin, 20 Desember 2021 | 20:10 WIB

Sariagri - Pengembangan teknologi dan inovasi rumput laut terus didorong sebagai upaya menekan impor berbagai hasil produk industri yang menggunakan komoditas itu sebagai bahan bakunya.

"Saya menyambut baik kegiatan dari komunitas Tropical Seaweed Innovation Network, yang melakukan pengembangan teknologi dan inovasi produk rumput laut nasional, baik untuk bahan penolong industri juga untuk inovasi-inovasi produk yang ramah lingkungan, seperti bioplastik rumput laut," ujar Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.

Trenggono saat membuka SeaweedFest 2021 di Jakarta, 20/12/2021 mengatakan KKP mendorong tumbuhnya industri karaginan guna substitusi impor sekaligus memasok bahan penolong industri pengguna berikutnya. Target itu dinilainya cukup beralasan karena Indonesia merupakan produsen rumput laut jenis Cottonii terbesar di dunia serta produsen nomor dua untuk jenis Gracilaria.

"Kedua jenis rumput laut tersebut merupakan bahan baku industri karaginan dan agar yang dapat memberikan nilai tambah di dalam negeri," kata Trenggono.

Menteri KP menambahkan rumput laut berperan penting dalam penciptaan lapangan kerja dan mengurangi kemiskinan. Bahkan, dia menyebutkan rumput laut juga memiliki peran strategis dalam menjawab persoalan lingkungan hidup dan pemanasan global.

“Rumput laut merupakan anugerah bagi bangsa Indonesia yang dapat didayagunakan secara ekologi, ekonomi dan sosial untuk menjadi penggerak pembangunan nasional maupun global yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” kata Menteri KP.

Baca Juga: Produsen Cottonii Terbesar di Dunia, Ini Cara KKP Tekan Impor Rumput Laut
Permintaan Rumput Laut Tinggi, Menteri Trenggono Minta Produktivitas Ditingkatkan

Melalui kegiatan SeaweedFest 2021, Trenggono mengajak publik melihat perkembangan teknologi dan inovasi produk rumput laut nasional, sekaligus untuk mengetahui potensi dan status pemanfaatan jenis rumput laut Indonesia yang bernilai tinggi.

Dengan melihat potensi itu, dia berharap link and match antara hasil penelitian/pengembangan rumput laut dengan pelaku industri rumput laut guna memajukan industri rumput laut nasional.

Video terkait:

Video Terkait