Balai Benih Ikan Jadi Lokomotif Pengembangan Kampung Budidaya di NTT

Menteri Trenggono saat berada di kampung budi daya di NTT. (Dok. KKP)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Rabu, 1 Desember 2021 | 20:20 WIB

Sariagri - Kegiatan budidaya ikan dapat didorong melalui pengoptimalan pembenihan yang baik oleh balai benih ikan serta bekerja sama dengan berbagai peneliti untuk meningkatkan produktivitas pembenihan serta budidaya ikan.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono saat mengunjungi Balai Benih Ikan Pantai (BBIP) Desa Tablolong yang terletak di Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Balai ini (BBIP Tablolong) harus menjadi pusat studi universitas. Datangkan doktor riset ke sini. Balai ini harus mendukung pengembangan kampung budidaya ikan di NTT," ujarnya di NTT, Selasa (30/11).

Menteri Trenggono pun memerintahkan jajarannya untuk bekerja sama dalam menghidupkan industri kelautan dan perikanan di NTT.

"Ini harus kita dukung, dibantu supaya bisa jadi besar. Kita sudah jago di kakap dan kerapu, datangkan ke sini. Potensi yang besar lainnya seperti bandeng dan rumput laut juga dikembangkan bersama, jangan sporadis sehingga harus ada model pengembangan yang jelas," jelasnya.

Balai Benih Ikan Pantai Tablolong memiliki total 61 bak untuk pemeliharaan ikan dan udang dengan total kapasitas sebesar 1.405.000 ton, namun belum dimaksimalkan. Trenggono berharap seluruh bak dapat dioptimalkan dengan fasilitas yang lebih modern.

"Isi bak-bak (untuk pembenihan) ini, datangkan para ahli untuk melatih (pembenihan) di sini. Perbaiki juga fasilitas-fasilitas dengan yang lebih modern," katanya.

Baca Juga: Balai Benih Ikan Jadi Lokomotif Pengembangan Kampung Budidaya di NTT
Rayakan Hari Makan Ikan Nasional, Menteri Trenggono Makan Ikan Bareng se-Indonesia

Dalam kunjungannya ke BBIP Tablolong, Trenggono tampak memberi makan 5.000 benih ikan kerapu yang sedang menjalani masa running test untuk mendukung program perkampungan budidaya KKP pada tahun 2022 mendatang.

Selain itu ia juga menyempatkan mengunjungi booth dan menyicipi beberapa makanan produk olahan perikanan dari perguruan tinggi dan UMKM setempat.

Video Terkait