Mengenal Burayak Ikan Cupang dan Cara Tepat dalam Merawatnya

Ilustrasi burayak ikan cupang. (pixabay)

Editor: Dera - Senin, 29 November 2021 | 12:10 WIB

Sariagri - Burayak mungkin istilah yang sudah tidak asing lagi bagi para pecinta ikan cupang. Burayak ikan cupang merujuk pada anakan ikan yang baru berusia 0 hingga 3 bulan.

Karena ukurannya masih sangat kecil, pemeliharaan bayi-bayi cupang ini tentu membutuhkan pola perawatan khusus di kalangan pemelihara atau pembudidaya pemula. 

Nah, jika kamu ingin memeliharanya, kamu harus memperhatikan beberapa hal terkait perawatan serta makanananya.

 

Pakan atau makanan burayak ikan cupang

Kesulitan paling umum yang dihadapi dalam membesarkan anakan ikan cupang adalah menemukan jenis makanan yang tepat. Pada tahap ini, bayi-bayi ikan belum dapat memakan cacing atau jentik nyamuk karena ukurannya amat kecil.

Pada usia sekitar empat hari pasca menetas, anakan ikan cupang pada dasarnya akan memakan persediaan kuning telur yang ada di perut mereka atau sisa-sisa lendir dari indukannya. Namun, pada tahap ini, bayi-bayi ikan sudah dapat diberikan makanan khusus.

Untuk anakan cupang di bawah satu bulan, pakan yang bisa diberikan adalah Infusoria yakni mahkluk hidup kecil di air tawar. Itu bisa berupa Ciliates, Euglenoids, Protozoa, Invertebrata Kecil.

Melansir laman resmi dkpp.bulelengkab.go.id, pada usia seminggu anakan cupang juga dapat diberi makan artemia dan kutu air. Makanan ini dapat diberikan hingga usia anakan mencapai sekitar tiga minggu. Selain itu, pakan juga dapat diselingi cacing ataupun vinegar eels.

Agar pertumbuhan ikan maksimal, ada baiknya memvariasikan pemberikan makanan pada anakan culang. Setelah lewat dari umur enam minggu, misalnya, anak cupang dapat diberi makanan berupa jentik nyamuk, kutu air, ataupun cacing darah.

Selain pakan-pakan di atas, ada sejumlah makanan tambahan yang bagus untuk mendukung pertumbuhan ikan. Salah satunya, kuning telur. Pakan ini bisa menjadi alternatif dan diberikan pada anakan setelah mereka berumur di atas 4 hari. Kuning telur ini bisa dari telur ayam, bebek atau puyu.

Caranya mudah. Setelah telur direbus, ambil sebagian kuning telur, kemudian campur dengan air. Campuran kuning telur ini bisa diberikan dengan cara meneteskannya dengan botol. Tapi ingat, selain teratur, pemberian pakan ini sebaiknya tidak terlalu sering karena dapat mengotori air.

Tips merawat burayak ikan cupang

Hal lain yang perlu diperhatikan dalam perawatan anakan ikan cupang adalah pengelolaan tempat bagi anakan ikan. Di mana, setelah berumur 5 minggu, anakan cupang sudah bisa dipindahkan ke tempat yang lebih besar ataupun kolam.

Anakan cupang yang semakin besar, umumnya makan dengan lahap sehingga perlu makanan dalam jumlah mencukupi. Selain itu, penggantian air harus dilakukan secara kontinu agar anak-anak cupang tetap sehat.

Baca Juga: Mengenal Burayak Ikan Cupang dan Cara Tepat dalam Merawatnya
Viral di Medsos, Acara Pernikahan Ini Beri Souvenir Ikan Cupang ke Tamunya



Pada usia 4-6 minggu, organ labirin anak-anak cupang akan terbentuk. Ini terlihat saat mereka lebih sering bergerak ke permukaan untuk bernapas. Selain itu, pada usia 4 minggu, naluri bertarung anakan cupang dari mulai muncul.

Untuk menghindari mereka saling berkelahi, usahakan media atau wadah pembesaran memiliki luas yang cukup alias tidak kesempitan. Ada baik jika pada kolam pembesaran ditambahkan tanaman air seperti hidrilla ataupun serabut tali rafia. Tujuannya, menghindari pertemuan langsung antara anak cupang sehingga mengurangi terjadinya perkelahian. 

Sementara itu, untuk harga anakan cupang ini cukup beragam. Jika dilihat dari penjualan di e-commerce harga untuk burayak ikan cupang half moon paket 5 ekor sebesar Rp30 ribu. Kemudian untuk jenis blue rim per 10 ekor dihargai Rp200 ribu. 

Video Terkait