Ingin Warna Ikan Koi Semakin Cantik? Simak Penjelasan Pakar

Ilustrasi - Ikan koi.(Pixabay)

Editor: Arif Sodhiq - Rabu, 13 Oktober 2021 | 13:20 WIB

Sariagri.id - Selain bentuk tubuh, kualitas ikan koi terutama dalam kontes dinilai dari tingkat kecerahan dan ketajaman warnanya. Soliditas warna koi umumnya dipengaruhi faktor genetik dan garis keturunan ikan itu. Faktor lain yang juga berperan dalam meningkatkan keindahan warna ikan koi adalah nutrisi.

Peneliti Balai Riset Budidaya Ikan Hias (BRBIH) Depok, Jawa Barat Nina Meilisza, dalam sesi kuliah daring dosen praktisi di Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga (FPK Unair) Surabaya Jawa Timur mengungkapkan rahasia mempercantik warna ikan koi.

Nina mengatakan warna ikan koi dipengaruhi pigmen yang dihasilkan sel kromatofor. Koi memiliki empat sel kromatofor sejati yaitu melanofora penghasil melanin (hitam), eritrofor (pteridine/merah), xantofor (karotenoid/kuning) dan iridofor kristal guanine dan purin (berkilau).

“Serta satu sel kromatofor yang tidak menghasilkan pigmen sehingga memberi warna dasar putih pada ikan yakni leukofor,” ujar Nina Meilisza kepada Sariagri.id, Rabu (13/10/2021).

Dia menjelaskan, pada dasarnya ikan bisa memproduksi pigmen warna dengan sendirinya sehingga pembudidaya tinggal memberi pakan dengan kualitas tinggi, tanpa harus mensuplementasi kandungan pigmen spesifik untuk meningkatkan warna ikan. Namun untuk karotenoid, ikan tidak bisa memproduksi sendiri dan membutuhkan asupan dari luar.

“Oleh karena itu, untuk suplementasi pakan ikan guna meningkatkan warna umumnya digunakan bahan yang memiliki kandungan karotenoid yang tinggi,” katanya.

Nina mengungkapkan ada 800 jenis karotenoid namun yang memberi efek warna pada ikan adalah astaxanthin. Karotenoid bisa didapatkan dari banyak sumber seperti sayuran, buah, alga (Chlorella dan lain-lain), krustase dan bahan sintetis.

“Karotenoid lain yang masuk nantinya akan dimetabolisme menjadi astaxanthin yang memberi efek kuning, jingga dan kemerahan pada ikan, dan ikan koi termasuk ikan yang mudah memetabolisme astaxanthin sehingga bisa diberi beberapa jenis karotenoid kecuali beta-karoten,” jelasnya.

Baca Juga: Ingin Warna Ikan Koi Semakin Cantik? Simak Penjelasan Pakar
Berkat Pandemi, Pria Ini Sukses Jadi Pegiat Budidaya dan Pedagang Ikan Koi

Nina mengingatkan dalam mensuplementasi pakan menggunakan karotenoid khususnya yang karotenoid sintetik perlu memperhatikan dosis. Jika dosisnya terlalu banyak, lanjut dia, hanya akan menyebabkan kerugian biaya.

“Minimalnya dosis 100 mg/Kg pakan cukup untuk menjaga warna ikan dan jika ingin meningkatkan warnanya bisa menggunakan dosis 150 – 200 mg/kg pakan maksimal, jika terlalu banyak akan mengeluarkan biaya lebih namun performansinya sama,” pungkasnya.

Video terkait:

Video Terkait