Optimalkan Potensi Ekspor Sulsel, BUMN Klaster Pangan Ekspor Perdana Gurita ke AS

Pelepasan ekspor perdana gurita ke Amerika Serikat. (Antara/HO-PT RNI)

Editor: Arif Sodhiq - Minggu, 26 September 2021 | 21:30 WIB

Sariagri - BUMN Klaster Pangan kembali melakukan ekspor perdana gurita ke Amerika Serikat (AS). Ekspor perdana gurita ke AS menjadi awal yang baik untuk membuka peluang ekspor komoditas perikanan lainnya ke negara itu.

“Kegiatan ekspor di sektor perikanan merupakan salah satu penyumbang devisa negara, oleh karenanya perikanan menjadi salah satu lini bisnis BUMN Klaster Pangan yang sangat strategis," ujar Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) sebagai calon induk Holding BUMN Pangan, Arief Prasetyo Adi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (26/9/2021).

Arief mengatakan pihaknya terus melakukan optimalisasi dan mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki. Salah satunya mengoptimalisasi potensi gurita di Sulawesi Selatan sebagai salah satu produk unggulan yang banyak diekspor.

BUMN Klaster Pangan, lanjut dia, berkomitmen penuh memperkuat sektor perikanan nasional melalui peningkatan produktivitas, ekspor serta pengembangan produk perikanan bernilai tambah dan berkualitas.

BUMN Klaster Pangan melakukan ekspor perdana Gurita Steam (ready to eat) dan Gurita whole frozen sebanyak 132 ton atau enam container 40 feet ke Amerika Serikat melalui PT Perikanan Nusantara (Persero) atau Perinus.

Pelepasan ekspor dilakukan Direktur Utama PT RNI Arief Prasetyo Adi, Direktur Utama Perinus Sigit Muhartono dan Kepala Dinas Perikanan Pemprov Sulsel Irsan Hapid di Makassar.

Ekspor perdana gurita ini semakin menambah daftar negara tujuan dan jenis produk perikanan yang telah diekspor Perinus. Untuk meningkatkan ketersediaan dan menjaga keberlanjutan, Perinus terus memperkuat perannya sebagai offtake hasil tangkapan nelayan, selain untuk memastikan stok, hal tersebut juga dalam rangka membantu nelayan naik kelas dan memiliki kepastian pasar.

Direktur Utama PT Perinus Sigit Muhartono mengatakan, ekspor perdana ke AS dilakukan dengan PO tahap awal 132 ton senilai sekitar Rp13 miliar. Sebelumnya, Perinus juga telah melakukan ekspor produk gurita steam dan whole frozen ke Jepang.

Baca Juga: Optimalkan Potensi Ekspor Sulsel, BUMN Klaster Pangan Ekspor Perdana Gurita ke AS
Potensi Gurita Tangkap Menggiurkan , Namun Terkendala Pemasaran

“Sebelumnya, kami juga baru melepas ekspor perdana ke Tiongkok untuk produk ikan kaca piring sebanyak 12 ton. Dalam waktu dekat, Perinus juga akan melakukan ekspor perdana ke China untuk produk ikan layur beku sebanyak 25 ton, dan ke Philipina untuk produk ikan Marlin,” jelasnya.

Dia menambahkan, bertambahnya aktivitas ekspor yang dilakukan perusahaan tidak terlepas dari kesiapan sarana dan prasarana produksi yang mendukung, di antaranya berupa Air Blast Frezer (ABF) kapasitas 119 ton per hari dan Cold Storage kapasitas 3.837 ton.

Video terkait:

Video Terkait