KKP Resmi Ubah Logo, Begini Kata Menteri Trenggono

Logo KKP resmi diperkenalkan. (Dok. KKP)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Jumat, 17 September 2021 | 16:20 WIB

Sariagri - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi merubah logo Kementeriannya yang telah berjalan selaman 22 tahun terakhir. Logo baru ini diharapkan dapat membawa semangat baru bagi KKP dan demi masa depan bangsa.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono memiliki cerita tersendiri terkait perubahan logo KKP, yang mana dia mempertanyakan logo sebelumnya yang identik dengan gambar ikan.

“Kemudian saya tanya KKP kok kaya begini ya? beliau bilang iya pak logonya aja gampang dimakan, terus saya perhatikan iya gambarnya ikan, ikan pasti dimakan terus gitu,” ujarnya dalam acara peluncuran logo baru KKP 2021 secara daring dan luring, di Jakarta, Jumat (17/9/2021).

Trenggono melanjutkan setelah diskusi tersebut dia pun kerap mendengar istilah paus, untuk itu dia pun berdiskusi dengan TB Haeru Rahayu yang saat itu menjabat sebagai Dijren Pengelolaan Ruang Laut (PRL) dan sekarang menjabat sebagai Dirjen Perikanan Budidaya.

“Pak Tebe ahli paus, paus itu beliau sangat mengenal karena waktu itu sempat jadi Dirjen PRL. Ternyata paus masih ditombak juga dibeberapa daerah, jadi saya pikir ini gampang dimatiin kalau gitu,” terangnya.

Setelah mendengar hal tersebut, Trenggono pun berdiskusi kembali dengan rekannya, dimana menurutnya jika menggunakan paus sebagai logo KKP kurang membawa hoki.

“Saya bilang sama ADC saya (ajudan) kamu manggil saya jangan paus-paus, saya itu dewa laut jadi Kementerian Kelautan ini dewa laut, dewa laut itu adalah neptune jadi yang menjaga kelautan. Karena kita hidup di antara pulau-pulau di lautan yang sangat luas,” jelasnya.

Arti logo baru KKP

Trenggono mengungkapkan bahwa logo itu mengibarat kebersinambungan untuk itu ekologi perlu dijaga dan tetap mengedepankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Menurut pengamatan saya logo itu menandakan kebersinambungan, kalau kebersinambungan, keberlanjutan berarti ekologi yang harus dijaga dan tetap NKRI karena ditengahnya itu adalah garuda, ada kebhinekaan dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Baca Juga: KKP Resmi Ubah Logo, Begini Kata Menteri Trenggono
Lewat PP Nomor 85 Tahun 2021, KKP Kenakan Tarif Nol Rupiah Bagi Pelaku Usaha Kecil

Menurutnya dimana pun wilayah penangkapan ikannya seperti di Merauke tetap menjadi bagian dari NKRI. Dia mengatakan, ekologi yang dijaga akan mampu meningkatkan distribusi ekonomi ke daerah lainnya dan Indonesia akan menjadi makmur.

“Mari kita bekerja dengan semangat baru dengan logo baru, atas nama NKRI kita hidupkan NKRI yang jaya demi masa depan putra-putri kita yang akan datang,” pungkasnya.

 Video terkait:

Video Terkait