Bukan di Daratan, 7 Museum Ini Berada di Bawah Laut

Museum Subacuático de Arte (Instagram @valijaenmanoviajes)

Editor: Dera - Rabu, 15 September 2021 | 18:10 WIB

Sariagri - Bagi pecinta tempat bersejarah, pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya museum. Di sana tersimpan banyak peninggalan-peninggalan bersejarah, mulai dari reruntuhan arkeologi serta seni kontemporer.

Namun apakah kamu tahu, museum tidak hanya di daratan saja, tetapi juga ada di bawah laut lho. Untuk bisa menikmatinya, tentu tidak bisa sembarangan. Kamu harus memiliki keahlian menyelam dan bersertifikat Scuba.

Berikut 10 museum unik yang ada di bawah laut yang ada di dunia. Dua di antaranya ada di Indonesia lho!

1. Museum Atlantico (Spanyol)

Berada di kedalaman 12 meter laut Atlantico di Spanyol dengan luas 2.500 meter persegi, museum ini menjadi yang pertama di Eropa. Terdapat setidaknya 200 patung karya Jason deCaires Taylor, seorang seniman asal Inggris. Museum yang baru dibuka pada tahun 2016 ini menampilkan konsep dampak kerusakan yang terjadi oleh manusia di era modern.

2. Museum Subacuático de Arte (Meksiko)

Seniman Jason deCaires Taylor, turut tangan dalam membuat 500 patung yang ada Subacuatico de Arte. Tujuan museum air ini adalah untuk menunjukkan interaksi antara seni dan sains, serta menciptakan struktur terumbu laut yang berkoloni.

Dalam setiap tahun, ada 750 ribu penyelam yang menikmati museum ini. Mereka melakukan scuba diving, snorkeling ataupun menggunakan wisata perahu berlantai kaca.

3. Museum Shipwreck Trail (Florida)

Museum ini menjadi saksi sejarah karamnya kapal milik San Pedro yang meninggalkan Kuba Havana menuju Spanyol pada tahun 1733 silam. Kapal ini ditemukan pada 1960 oleh pemburu harta karun yang membantu melepaskat pemberat serta meriam sisa muatan.

Di dalam kapal tersebut, ditemukan koin perak Meksiko serta peti-peti mati porselen Cina. Selain itu ada juga kapal Thunderbolt yang dibangun selama Perang Dunia II. Kapal itu disumbangkan ke Florida Keys Artificial Reef Association dan ditenggelamkan pada 1986.

4. Underwater Military Museum Aqaba (Yordania)

Museum ini merupakan museum militer bawah laut pertama di dunia. Sebanyak 19 kendaraan militer yang telah dinonaktifkan, seperti tank, helikopter, ambulans, hingga kendaraan pengangkut pasukan.

Kendaraan ini kemudian ditenggelamkan dan ditempatkan di dasar laut hingga kedalaman 28 meter untuk dijadikan koleksi museum ini. Museum yang diresmikan pada 24 Juli 2020 lalu itu diluncurkan oleh Aqaba Special Economic Zona Authority (ASEZA).

5. Underwater Museum of Art (Amerika Serikat)

Museum yang terletak di sekitar Teluk Meksiko ini, merupakan museum bawah air pertama yang ada di Amerika Serikat. Museum ini merupakan hasil kolaborasi antara Cultural Arts Alliance of Walton Country (CAA) dan South Walton Artificial Development Council (SWARA).

Beragam bentuk, mulai dari alat pernapasan bawah air, nanas berongga, tengkorak, gurita anamorphoudan sebagainya. Semuanya dirancang untuk memfasilitasi dan mendorong kehidupan biota laut.

6. Museum Buddha Garden (Nusa Ceningan, Indonesia)

Tidak hanya di luar negeri saja ada museum bawah tanah, tetapi di Indonesia punya. Salah satunya adalah Buddha Garden yang berada di Nusa Ceningan, Bali. Museum ini merupakan patung-patung Buddha dan deretan stupa layaknya candi yang sengaja ditenggelamkan oleh seorang seniman dalam rangka proyek konservasi laut.

Baca Juga: Bukan di Daratan, 7 Museum Ini Berada di Bawah Laut
Hingga Juni 2021 Investasi Bidang Kelautan dan Perikanan Mencapai Rp2,97 Triliun

7. Museum Nest at Bask (Gili Meno, Indonesia)

Sebanyak 48 karya seni dari Jason deCaires Taylor juga hadir mengisi pemandangan museum bawah laut Nesr at Bask. Museum ini dinobatkan sebagai “The Best Honeymoon Destination 2015” dalam sebuah acara di Dubai. Patung manusia ini membentuk lingkaran di kedalaman 4 meter sehingga mudah untuk dilihat saat snorkeling.

Museum-museum ini, tidak hanya menyajikan wisata keindahan bawah laut yang berbeda, tetapi memiliki peran dengan harapan dapat menyelamatkan terumbu karang dan ekosistem dalam laut, agar terjaga dengan baik.

Video Terkait