Kala Kapal Umsini Berubah Jadi Bilik Isolasi, Ada Fasilitas Memancing

Ilustrasi KM Umsini. (Foto: PT Pelni)

Editor: M Kautsar - Kamis, 29 Juli 2021 | 19:00 WIB

SariAgri - Warna biru dan putih mendominasi bilik-bilik bernomor itu. Tak lupa tertulis kata Recover, kasur busa hijau, dan lemari putih.

Gambaran itu terjadi di dek kapal motor milik PT Pelni, Umsini.

Video bilik darurat itu viral di media sosial. Warganet yang mengunggahnya Lambe Kwanua, menulis,”Inilah tempat isolasi apung bagi pasien Covid-19 di Makassar di Kapal Motor Umsini.”

Unggahan itu tak diberi penjelasan lengkap. Hanya saja, PT Pelni punya penjelasannya.

KM Umsini sudah berada di Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar, Sulawesi Selatan sejak Rabu (14/7). Bilik-bilik tempat tidur dan isolasi mandiri itu berada di dek ekonomi. Isolasi untuk Orang Tanpa Gejala (OTG).

Pemerintah Kota Makassar saat ini masih mempersiapkan kesiapan tenaga medis serta fasilitas penunjang lainnya untuk dimuat di atas kapal termasuk alat hepafilter," kata Direktur Utama PT Pelni, Insan Purwarisya L. Tobing.

Bilik isolasi di KM Umsini. (Foto: Facebook)
Bilik isolasi di KM Umsini. (Foto: Facebook)

Insan mengatakan sebagai lokasi isolasi apung, KM Umsini akan berlabuh di sekitar Pulau Lae Lae. Daya tampungnya mencapai 804 pasien dan 60 tenaga kesehatan yang disediakan oleh Pemkot Makassar.

Nantinya, kru kapal yang betugas akan diganti tiap dua pekan sekali.

Sementara itu Wali Kota Makassar, Danny Pomanto mengatakan pihaknya menyediakan 100 alat pancing bagi warga yang menjalani isolasi mandiri di KM Umsini. Fasilitas lain yaitu, ICU, musala, dan tempat untuk yoga.

KM Umsini merupakan salah satu dari 26 kapal penumpang yang dioperasikan oleh PT Pelni dan menyinggahi Makassar dalam rute pelayarannya. Kapal berkapasitas 2000 pax ini memiliki rute reguler Kijang - Tanjuk Priok - Surabaya - Makassar - Maumere - Larantuka - Lewoleba - Kupang (PP). Selama masa PPKM Darurat berlangsung, KM Umsini termasuk salah satu kapal yang melakukan portstay akibat dari penutupan sejumlah wilayah. 

"Sebelum kembali dipergunakan untuk melayani pelayaran reguler, perusahaan memastikan akan dilakukan pembersihan dan penyemprotan disinfektan secara menyeluruh hingga kapal dinyatakan siap untuk beroperasi kembali," kata Insan.

Video Terkait