Jaga Mutu dan Kualitas, KKP Beri Bantuan 2.000 Ekor Calon Induk Udang

Calon induk udang bantuan KKP untuk pembudidaya tradisional. (KKP)

Editor: Arif Sodhiq - Rabu, 28 Juli 2021 | 18:20 WIB

SariAgri - Balai Produksi Induk Udang Unggul dan Kekerangan (BPIU2K) Karangasem menyerahkan bantuan 2.000 ekor calon induk udang ke Unit Pembenihan Rakyat (UPR), Hatchery Skala Rumah Tangga (HSRT) dan pembudidaya untuk memenuhi standar mutu di masyarakat.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Tb Haeru Rahayu mengungkapkan bantuan itu merupakan langkah KKP dalam memastikan produk perikanan budidaya dapat terus terjaga mutu dan kualitasnya.

“Pembangunan subsektor perikanan budidaya khususnya untuk komoditas udang menjadi kegiatan prioritas yang terus didorong secara kuantitas maupun kualitas karena memiliki potensi tinggi untuk dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menyerap banyak tenaga kerja serta berdampak kepada peningkatan devisa negara” ujarnya, Rabu (28/7/2021).

Tebe mengatakan tambak tradisional memiliki potensi sangat besar untuk dikembangkan karena tingkat produktivitas maupun pemanfaatan masih cukup rendah. Untuk itu program bantuan calon induk menyasar HSRT agar pemanfaatan tambak tradisional dapat terus berjalan. 

Ketua Kelompok HSRT Wijaya Kusuma, Ong Aryadi menjelaskan kelompoknya merupakan fasilitator dari pembudidaya dan petambak semi tradisional dan tradisional dengan memasarkan larva udang vaname dan udang windu untuk dibudidayakan.

Baca Juga: Jaga Mutu dan Kualitas, KKP Beri Bantuan 2.000 Ekor Calon Induk Udang
Penyaluran 500 Ribu Benih Udang Windu Dukung Pembangunan Kampung Perikanan

“Dari 1000 ekor calon induk dapat dihasilkan sekitar 1 - 1,5 juta larva udang per hari,” katanya.

Aryadi menambahkan kelompoknya telah memiliki sertifikat Cara Pembenihan Ikan yang Baik (CPIB) serta sarana biosecurity dan unit pengolahan limbah yang baik sehingga kelestarian lingkungan di sekitar lokasi usahanya tetap terjaga.

“Untuk meningkatkan mutu larva yang dihasilkan, jika sebelumnya kami melakukan usaha dengan menggunakan induk udang yang berasal dari tambak, namun telah lama kami menggunakan induk yang berasal dari Balai, sehingga memiliki kualitas yang jauh lebih terjamin,” tandasnya.

 Video terkait:

 

Video Terkait