Seluruh Aceh Berpotensi Jadi Lahan Budi daya Tiram

Ilustrasi tiram. (pixabay)

Editor: M Kautsar - Selasa, 29 Juni 2021 | 10:15 WIB

SariAgri - Seorang penggagas Budidaya Tiram Metode Sederhana (BTMS), Syardani M. Syarif yang akrab disapa Teungku Jamaica mengaku, dari 23 kabupaten/kota di Aceh, sebanyak 18 kabupaten berada di pesisir laut utara-timur hingga barat-selatan sangat berpotensi untuk dilakukan budi daya tiram (oyster).

"Jadi sebesar dan seluas itulah lahan potensi budi daya tiram di Aceh," kata Teungku Jamaica, Senin (28/6).

Selama ini warga hanya mengambil tiram secara tradisional di pesisir pantai, tanpa ada upaya budidaya. Sehingga, kata Teungku Jamaica, tiram yang masih kecil atau bayi pun diambil.

Padahal bila dibudi daya, sebutnya, tiram yang usia kecil antara 2-3 bulan dapat dipanen setelah usia 6 bulan. Tentunya nilai jual pun semakin menjanjikan dan bahkan bisa menjadi komoditi ekspor.

"Jika dikelola secara profesional yakni budi daya tiram secara modern, maka tiram akan dapat dijadikan sebagai sumber ekonomi baru yang besar bagi masyarakat Aceh terutama warga pesisir laut," jelasnya.

Menurut dia, bila dikelola secara modern dengan sentuhan teknologi sederhana, hasil tiram tidak hanya bisa diperjualbelikan kebutuhan domestik, tetapi juga bisa dipasarkan hingga keluar negeri.

Teungku Jamaica mengatakan untuk dapat mencapai tahap ekspor apapun produk haruslah dapat memenuhi tiga syarat minimal, yaitu, pertama, kualitas, ketersediaan ukuran dan kualitas produk sesuai yang diinginkan pembeli. Kedua kuantitas, ketersediaan jumlah produk sesuai yang diinginkan pembeli, berapapun jumlah diminta tersedia barangnya. Ketiga kontinu, keberlangsungan produksi, kapan pun diminta selalu tersedia barangnya.

"Nah, jika tiram sudah diproduksi secara modern dan masif di Aceh, tentu hasilnya akan sangat memungkinan untuk diekspor hingga ke pasar luar negeri," kata dia.

Dia pun mengajak semua pihak untuk dapat melakukan budi daya tiram yang lahannya tersebar di 18 kabupaten/kota di Aceh. Begitu juga dia meminta pemerintah untuk memberikan perhatian kepada warga yang membudidayakan tiram.

Video Terkait