Kunjungi Usaha Perikanan Milenial, Ini Pesan Menteri Trenggono

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono mengunjungi stan UPI Samara, dalam kunjungan kerjanya di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat. (KKP)

Editor: Arif Sodhiq - Kamis, 3 Juni 2021 | 19:50 WIB

SariAgri - Stan frozen food milik CV Samara Food di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat mendapat kunjungan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono. Menariknya, Unit Pengolahan Ikan (UPI) berskala UMKM itu dijalankan milenial terdiri dari 17 tenaga kerja berusia 20-29 tahun.

"Ini bagus sekali, pertahankan kualitasnya ya dan terus berinovasi," ujar Menteri KP saat mendengar penjelasan pemilik usaha, Kamis (3/6/2021).

Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Artati Widiarti mengatakan akan membantu promosi produk UPI Samara. KKP memiliki wadah promosi Pasar Laut Indonesia di bandara dan rest area sebagai etalase produk olahan ikan.

"Ini bagus sekali, inikan milenial ya. Ide-idenya, semangatnya bagus banget. Ini kita akan bantu lagi promosinya. Kita lagi ada pameran yang di bandara. Kita minta dia bergabung, mudah-mudahan lebih luas lagi pasarnya," katanya.

Rahmi, pemimpin UPI Samara Food mengatakan, inovasi serta jeli membaca keinginan dan peluang pasar menjadi kunci usaha yang dibangunnya sejak 7 tahun lalu dapat bertahan bahkan saat masa pandemi.

"Dulu awalnya produk kami banyak, ada sekitar tujuh produk. Tapi setelah berjalan dan berdasarkan permintaan pasar yang kami catat dan amati, sekarang kami fokus memproduksi bakso tuna, siomay tuna, nungget tuna, nugget wartel tuna," katanya.

Untuk menjaga kualitas produk, Rahmi menaruh komposisi 80 persen daging tuna dan proses pembuatannya tanpa menggunakan bahan pengawet makanan. Karena kualitas dan rasa yang terjaga, frozen food produksi usaha Rahmi kini masuk pasar retail.

Alasan Rahmi memilih tuna menjadi bahan baku karena komoditas itu mudah diperoleh dan rasanya sangat enak. Daging tuna dapat dibeli dari pabrik pengolahan yang ada di Kota Padang maupun dari nelayan langsung.

Baca Juga: Kunjungi Usaha Perikanan Milenial, Ini Pesan Menteri Trenggono
Potensi Besar, Garuda Sudah 23 Kali Angkut Ikan dari Manado ke Jepang

"Tapi ke depan kami sedang rencanakan untuk menambah bahan baku dari ikan lain, seperti mahi-mahi dan udang. Udang nantinya dibuat menjadi dimsum. Sasaran pasarnya pun mau kami luaskan, ke pelaku usaha kuliner langsung bukan hanya retail," pungkasnya.

UPI Samara Food mampu memproduksi tuna fillet sebanyak 700-800 kilogram per bulan menjadi frozen food seperti nugget, bakso, siomay. Omzet yang didapat antara Rp70 juta - Rp120 juta per bulan dengan pangsa pasar wilayah Sumatera Barat, Riau, Batam dan Jambi.

Video terkait:

Video Terkait