BPBD Pacitan Ingatkan Nelayan dan Wisatawan Gelombang Ombak 4 Meter

BPBD Pacita mengimbau pengunjung untuk menghindari ombak tinggi. (Foto: Sariagri/Arief L)

Editor: M Kautsar - Minggu, 30 Mei 2021 | 11:00 WIB

SariAgri - Fenomena alam gerhana bulan total yang terjadi rabu malam lalu dilaporkan berdampak pada peningkatan ketinggian gelombang air laut di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, diprediksi terjadi selama sepekan.

Ketinggian gelombang diperkirakan meningkat hingga empat meter dan membahayakan bagi keselamatan nelayan maupun wisatawan yang tengah berlibur ke tempat wisata pantai.

Guna mencegah terjadinya kecelakaan laut, akibat cuaca ekstrem ini, BPBD Kabupaten Pacitan menghimbau kepada para nelayan dan pedagang pesisir pantai maupun wisatawan agar berhati-hati saat beraktivitas di pinggir laut.

“Sudah tiga hari terakhir ini, kami melakukan pemantauan terhadap kondisi gelombang air laut di wilayah Pacitan. Salah satunya di Pantai Pancerdoor ini. Dari hasil pengamatan, ketinggian gelombang meningkat dari hari biasanya, mencapai 4 meter lebih,” papar Kasi pencegahan dan kesiapsiagaan BPBD Pacitan, Dianita Agustinawati kepada SariAgri, Sabtu (29/5)

“Meski tidak menyebabkan terjadinya banjir rob, namun kami imbau nelayan, pedagang maupun wisatawan agar lebih waspada dan menjauhi bibir pantai,” ujar Dianita.

Dianita menambahkan untuk menghindari kecelakaan, dia menghimbau kepada para pengunjung wisata pantai di Pacitan untuk berhati-hati dan tidak bermain ataupun mandi di bibir laut. Hal tersebut dikarenakan ombak besar bisa datang sewaktu-waktu.

“Dari hasil pemantauan kondisi ombak di lokasi pantai lain juga masih tinggi. Kami harap para pedagang maupun masyarakat pesisir yang beraktivitas di sekitar pantai diimbau agar waspada terhadap kemungkinan terjadinya ombak besar yang dikenal warga sekitar dengan sebutan gelombang krasak,“ kata dia.

Dianita menambahkan fenomena gelombang krasak ini sering kerap terjadi setiap tahun. Meski demikian pihaknya tetap menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dan menghindarinya agar tidak terseret ombak ganas.

“Peningkatan ketinggian ombak ini diperkirakan akan terjadi hingga 31 Mei mendatang. Hingga kini tidak ada laporan korban jiwa akibat kejadian tersebut,“ pungkasnya. 

Video Terkait