Cara Budidaya Kerang Mutiara Hingga Panen

Kerang Mutiara (Instagram/@lipiindonesia

Penulis: Rashif Usman, Editor: Arif Sodhiq - Senin, 15 Maret 2021 | 13:10 WIB

SariAgri - Budidaya kerang mutiara atau Pinctada maxima merupakan salah satu usaha yang cukup diandalkan dari sektor perikanan Indonesia.  Mutiara yang dihasilkan Indonesia, kuhusnya Nusa Tenggara Barat (NTB) berwarna kepekatan hingga keemasan.

Mengingat bentuk dan ukurannya yang unik, masyarakat Tanah Air biasanya memanfaatkan kerang mutiara sebagai kerajinan tangan.

Kondisi perairan dan geografis Indonesia yang memiliki banyak teluk sangat cocok untuk lokasi budidaya kerang mutiara. Oleh karena itu penting untuk mengetahui budidaya kerang mutiara. Dikutip dari laman Instagram Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.

Proses Budidaya

Kegiatan budidaya kerang mutiara memiliki tiga komponen utama, yaitu pemijahan induk, perawatan larva, pembesaran anakan dan produksi mutiara.

Budidaya mutiara paling cepat membutuhkan waktu sekitar 34 bulan dari mulai pemijahan. Proses ini dilakukan di laboratorium selama 40 hingga 50 hari.

Induk mutiara yang telah matang gonad, diberi rangsangan berupa desikasi, yakni mengeluarkan mutiara dari air selama beberapa jam. Selanjutnya, induk kerang dimasukan ke wadah pemijahan yang telah diisi air laut.

Jika perangsangan berhasil, induk akan memijah pada malam hari sehingga air akan menjadi keruh. Induk kerang yang telah memijah harus segera dikeluarkan dari wadah pemijahan agar telur lainnya tidak termakan.

Sel telur yang telah dibuahi akan berkembang menjadi trochophore yang bersifat planktonik. Selanjutnya larva akan berkembang menjadi veliger serta sudah memiliki cangkang.

Larva mengalami metamorfosis menjadi benih kerang (spat). Kemudian, benih kerang akan menempel pada substrat dengan benang byussnya pada umur 40 hingga 50 hari. Lembar kolektor diberikan pada wadah pemeliharaan larva sebagai tempat penempelan.

Pembesaran anakan dilakukan di laut selama 16 hingga 20 bulan. Lembar kolektor yang telah ditempeli anakan kerang, dimasukan ke dalam pocket pembesaran, lalu diletakkan pada long line pada kedalaman 10 hingga 20 meter.

Baca Juga: Cara Budidaya Kerang Mutiara Hingga Panen
Cerita Sukses Kelompok Tani Wanita Asal Bogor Beternak Burung Puyuh



Pocket pembesaran berupa kantung dengan rangka persegi panjang yang terbuat dari logam. Selanjutnya, pocket dibungkus dengan waring yang lebih halus. Pocket secara berkala dibersihkan serta dilakukan pengurangan kepadatan. Ini bertujuan untuk mengurangi kompetisi pakan antar sesama anakan.

Pembersihan pocket juga penting untuk melepaskan organisme penempel, seperti sponge, tunicate dan alga. Kegiatan produksi mutiara dilakukan selama 18 hingga 24 bulan. kegiatan ini dilakukan setelah kerang berukuran 10 cm. Nukleus dimasukan bersama dengan potongan kecil mante ke dalam gonad betina kerang. Kerang lalu dipelihara di dalam pocket pada long line selama 18 hingga 24 bulan.

Video Terkait