Mengenal Rumah Ikan yang Punya Manfaat Penting Bagi Kedidupan di Bawah Laut

Penelitian kepiting dan pelestarian terumbu karang. (Daily Forest)

Editor: Reza P - Sabtu, 6 Maret 2021 | 19:00 WIB

SariAgri - Sobat Agri mungkin belum banyak yang tahu bahwa sebenarnya ikan juga membutuhkan rumah buatan manusia yang penting dalam kelangsungan hidupnya. Rumah ikan merupakan bangunan berongga yang tersusun dari benda padat kemudian diletakkan di dalam perairan.

Lantas apa sih fungsi dari rumah ikan tersebut? Melansir dari akun instagram Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) fungsi rumah ikan sebenarnya sebagai areal berpijah bagi ikan-ikan dewasa (spawning ground) atau areal sebagai areal perlindungan. Kemudian sebagai asuhan dan pembesaran bagi telur serta anak-anak ikan (nursery ground) yang bertujuan untuk memulihkan ketersediaan sumber daya ikan.

Rumah ikan juga bertujuan untuk menjaga keberlanjutan pemanfaatan sumberdaya ikan melalui introduksi struktur buatan sebagai area khusus, yang diharapkan dapat mempengaruhi ataupun menggantikan sebagian peran/fungsi ekologis habitat alami sumberdaya ikan.

Rumah ikan sendiri terbuat dari material yang bebas dari bahan beracun dan berbahaya (B3) yang dapat menimbulkan resiko pencemaran dan menurunnya kualitas air (ramah lingkungan), tahan lama dan mendukung kemudahan perakitan serta penempatannya.

Baca Juga: Mengenal Rumah Ikan yang Punya Manfaat Penting Bagi Kedidupan di Bawah Laut
KKP Ajak Masyarakat Tak Buang Sampah ke Laut

Contoh bahan-bahan yang bisa digunakan seperti beton, fiberglass, ferrocement, bahan plastik pracetak (partisi plastik, krat botol, keranjang buah dan sejenisnya). Rumah ikan ditempatkan di kedalaman air maksimal 30 meter, dimana idealnya sekitar 10 – 15 meter di dasar perairan landai.

Selanjutnya pastikan habitat perairan yang mengalami degradasi, terhindar dari sedimentasi, daerah yang memiliki padat tangkap atau lebih tangkap dan juga bukan pada alur pelayaran penangkap ikan atau lainnya.