Pandemi Tak Halangi Ekspor Gurita Banggai ke Meksiko

Ilustrasi Gurita (Unspalsh)

Editor: Arif Sodhiq - Rabu, 20 Januari 2021 | 11:00 WIB

SariAgri - Ekspor langsung 1 kontainer gurita hasil perikanan Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah ke Meksiko menandakan pandemi tidak menghalangi permintaan komoditas kelautan dan perikanan Indonesia, termasuk di pasar ekspor. Volume gurita Banggai yang diekspor ke Meksiko sebanyak 20.500 kilogram senilai Rp1,1 miliar.

"Semoga kegiatan ini menjadi pemicu untuk ekspor selanjutnya dari Kabupaten Banggai dan daerah di sekitarnya," ujar Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Rina, Rabu (20/1/2021).

Rina mengaku bangga komoditas gurita dari Kabupaten Banggai, dapat diekspor langsung ke Meksiko. Pelepasan yang telah berlangsung Senin (18/1/2021) dikemas dengan tema "Menembus Batas Tatanan Normal Baru dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional."

"Kita patut berbangga, gurita ini produk hasil perikanan Kabupaten Banggai bisa diekspor ke Meksiko," kata Rina.

Rina memastikan jajarannya di BKIPM akan terus melakukan pelayanan secara optimal sekaligus mendorong pelaku usaha untuk mengekspor produknya.

Sebelumnya, selama 2020, keberterimaan produk kelautan dan perikanan Indonesia telah menjangkau 157 negara. Selain itu, sebanyak 2.191 unit pengolah ikan (UPI) telah terdaftar ke negara mitra pada tahun 2020.

Baca Juga: Pandemi Tak Halangi Ekspor Gurita Banggai ke Meksiko
Peningkatan Kemitraan UPI Mendorong Jumlah Ekspor Perikanan

BKIPM terus mendorong pemangku kebijakan terkait untuk bersinergi dalam kegiatan ekspor langsung dari daerah produksi ke negara tujuan.

Selama 2020, BKIPM menginisiasi dan mendorong empat direct call atau ekspor langsung dari daerah ke negara tujuan, yaitu Manado-Jepang, Manokwari-Singapura, Palu-Jepang, dan Ambon-Manado-Jepang.

Video Terkait