Langkah Mudah Pembenihan Ikan Cupang di Rumah

Ilustrasi ikan cupang (Pixabay)

Editor: Arif Sodhiq - Rabu, 21 Oktober 2020 | 09:30 WIB

SariAgri -  Ikan cupang (Betta sp.) merupakan salah satu favorit pecinta ikan hias. Bentuk dan keindahan warnanya menjadi daya tarik tersendiri. Tak heran banyak orang yang tertarik dengan budidaya ikan cupang karena menjanjikan nilai ekonomi.

Pembenihan ikan cupang bisa dilakukan di dalam rumah. Meski demikian budidaya ikan cupang “gampang-gampang susah” karena membutuhkan ketelitian dan kesabaran dalam membudidayakannya.

Berikut teknik pembenihan ikan cupang di rumah seperti dilansir Balai Besar perikanan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Sukabumi:

1. Seleksi Induk

Dalam pembenihan, pilih induk jantan berusia 4-8 bulan. Sedangkan untuk
indukan betina pilih yang berusia lebih dari 5 bulan. Ikan cupang jantan memiliki gerakan lebih lincah dengan sirip serta ekornya melebar dan mengembang. Tubuhnya lebih besar dari betina dan memiliki warna lebih cerah. Ikan cupang betina memiliki gerakan lebih lamban. Sirip dan ekornya lebih pendek serta tubuhnya lebih kecil dan warna lebih gelap.

2. Siapkan wadah pemijahan

Siapkan wadah pemijahan yang diisi air setinggi 10-15 cm. Selanjutnya masukkan tanaman air seperti kapu-kapu, eceng gondok atau jenis lainnya ke dalam wadah sebagai tempat berlindung bagi burayak (benih ikan cupang). Diamkan selama 1-2 hari sebelum wadah siap digunakan.

3. Proses pemijahan ikan cupang

Pemijahan adalah proses pengeluaran sel telur induk betina dan sperma oleh induk jantan yang kemudian diikuti dengan perkawinan. Proses ini dapat dilakukan dengan memasukukan pejantan terlebih dahulu ke dalam wadah pemijahan. Setelah gelembung terlihat dalam wadah, masukkan ikan betina. Tutup dengan kertas atau simpan wadah di tempat yang terhindar dari suara bising. Biarkan selama 12-24 jam dimana waktu pemijahan biasanya
berlangsung pagi atau sore hari.

Baca Juga: Langkah Mudah Pembenihan Ikan Cupang di Rumah
Lima Ikan Hias Air Tawar yang Harganya Mengejutkan

4. Pasca pemijahan ikan cupang

Setelah proses pemijahan selesai, segera angkat induk betina karena induk jantan akan memunguti telur yang sudah dibuahi dengan mulutnya dan meletakkannya di gelembung-gelembung yang sudah dibuat sebelumnya. Dalam satu hari telur-telur akan menetas menjadi burayak. Burayak tersebut tidak perlu diberikan pakan karena masih ada nutrisi tersisa yang terbawa dalam telur.

5. Pemeliharaan benih

Setelah dua hari, pindahkan burayak ke wadah pemeliharaan yang lebih luas dan beri pakan alami berupa larva nyamuk, kutu air (Moina sp.), cacing sutera (Tubifex sp.). Pemberian pakan dengan frekuensi 3-4 kali sehari. Ganti air secara berkala dan cek apakah terjadi penumpukan kotoran dan sisa pakan pada wadah pemeliharaan. Jika tidak diperhatikan, tumpukan ini akan menimbulkan penyakit pada ikan. (Arif Ferdianto)

Video Terkait