Berbagi Pengalaman Memancing Bersama APSI

Memancing (Unsplash)

Penulis: Arif Sodhiq, Editor: Reza P - Selasa, 20 Oktober 2020 | 18:00 WIB

SariAgri - Memancing merupakan salah satu kegiatan menangkap ikan baik di kolam, danau, sungai, laut atau perairan lainnya. Aktivitas ini bisa menjadi pekerjaan, hobi atau olahraga. Salah satu komunitas para pemancing adalah Angler Pemburu Strike Indonesia (APSI)

Ketua dari APSI Mochammad Rusli menjelaskan APSI berdiri sejak Agustus 2017. Banyak kegiatan yang telah dilakukan APSI diantaranya melakukan serangkaian kegiatan memancing dan acara yang mengundang berbagai elemen masyarakat penyuka dunia tangkap ikan.

“Kegiatannya kita mancing sama bikin event-event mancing, kaya kemarin kita terakhir tuh di Pulau Onrust (Kepulauan Seribu) dimana pesertanya mencapai seribu lebih. Terus di Merkarsari (Bogor) juga pernah bikin,” ujarnya saat dihubungi SariAgri.id, Selasa (20/10).

Rusli mengungkapkan sejauh ini APSI telah melakukan kegiatan di sejumlah tempat diantaranya Pulau Cipir, Blacan dan taman buah Mekarsari. Dia menambahkan, khusus Mekarsari, APSI berhasil membuat kegiatan memancing setelah hampir 30 tahun tidak ada kegiatan disana. DSaat itu pesertanya sekitar 700 orang.

“Gak ada syarat khusus buat bergabung ke APSI, yang jelas kita disini untuk silaturahmi aja, sharing pengalaman. Event terakhir ini yang ke pending gara-gara Corona di Pulau Sebira, kita menggandeng Pemda DKI dan Pemkab Kepulauan Seribu, harusnya event tersebut bulan April kemarin,” jelasnya.

Baca Juga: Berbagi Pengalaman Memancing Bersama APSI

Rusli mengatakan, kegiatan APSI didominasi memancing model casting yang merupakan teknik tarik lempar pancing dengan menggunakan umpan tiruan. Selain itu APSI kerap kali melakukan pemancingan di laut (wild fishing)

“(Biaya memancing di laut) Kalau di pinggiran antara Rp100-200 rib. Kalau kita sampai main di daerah Banten, di Pulau Tunda itu seorang bisa kena Rp500 ribuan berikut kapal,” pungkasnya. (Arif Ferdianto)

Video Terkait