Mengolah Kotoran Ternak Sebagai Pakan Alternatif untuk Ikan

Ilustrasi kolam ikan di rumah (KKP)

Penulis: Tanti Malasari, Editor: Dera - Kamis, 1 Desember 2022 | 07:00 WIB

Sariagri - Ikan adalah salah satu panganan yang banyak digemari. Hal inilah yang membuat banyak orang membudidayakannya. Bahkan budidaya hewan ini menjadi salah satu usaha paling populer di Indonesia.

Pada dasarnya, ternak ikan ini terbilang cukup mudah. Meski demikian, dalam menjalaninya tetap saja terdapat kendala yang dihadapi, salah satunya yaitu mengenai pakan ikan.

Pemberian pakan adalah unsur paling penting dalam budidaya ikan. Oleh karena itu, agar budidaya ikan berjalan lancar, ketersediaan pakan harus bisa mencukupi.

Namun terkadang pakan ikan yang dibeli, harganya memang cukup mahal. Hal ini membuat pengeluaran menjadi sangat membengkak.

Meski begitu, jangan khawatir, sebab ada cara mengatasinya yaitu dengan memanfaatkan kotoran ternak seperti kotoran kambing dan ayam, untuk dijadikan sebagai pakan alternatif untuk ikan.

Sering kali, kotoran yang berasal dari hewan ternak ini hanya digunakan untuk pupuk organik dalam dunia pertanian. Namun jika dimanfaatkan lebih jauh, kotoran ternak ternyata juga bisa digunakan untuk pakan alternatif ikan.

Pasalnya, kotoran ternak dapat merangsang memicu pertumbuhan mikro plankton, dimana mikro plankton adalah pakan ikan alami yang bernilai gizi tinggi. Kehadiran mikro plankton pada kolam yang dapat tumbuh dengan cepat dan jumlahnya berlimpah, secara alami kebutuhan pakan ikan terpenuhi.

Dengan begitu, cara ini bisa menghemat biaya karena bisa jauh lebih murah, dibandingkan dengan membeli pakan di pasaran. Lantas bagaimana cara membuatnya, berikut penjelasannya.

Baca Juga: Mengolah Kotoran Ternak Sebagai Pakan Alternatif untuk Ikan
Mengenal Ikan Toman, Begini Cara Budidaya 'Sang Predator'

Cara membuat pakan alternatif ikan dari kotoran ternak

Bahan-bahan yang dibutuhkan:

• Kolam terpal/bak semen/drum
• Kotoran hewan ternak (kambing dan ayam)
Gula merah
• Dedaunan
• Bekatul
• EM-4
• Air

Cara membuatnya:

1. Siapkan wadah untuk pembuatan pakan, dengan menggunakan kolam dari terpal, bak semen, atau drum.
2. Lalu, larutkan gula merah menggunakan air yang sudah disediakan.
3. Tambahkan EM-4, dengan perbandingan larutan adalah 1 liter air : 20 ml EM-4.
4. Kemudian, masukkan semua bahan ke bak, yaitu kotoran kambing, kotoran ayam, bekatul, dan dedaunan.
5. Tambahkan juga larutan gula merah dan EM-4 yang sudah dibuat.
6. Aduk semua bahan hingga tercampur rata.
7. Tutup bak dengan menggunakan plastik hingga rapat sehingga bak kedap udara.
8. Simpan bak di tempat teduh, terindung dari sinar matahari langsung.
9. Biarkan proses berlangsung selama 7 hari, lalu aduk rata dan tutup kembali.
10. Diamkan selama 14 hari, fermentasi pun selesai dan pakan alternatif sudah bisa digunakan.