Meriahkan Piala Dunia 2022, Begini Kampung Nelayan Gila Bola

Kampung nelayan gila bola mengibarkan bendera para peserta Piala Dunia Qatar 2022. (Sariagri/Arief L)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Rabu, 30 November 2022 | 12:00 WIB

Sariagri - Demam sepakbola Piala Dunia 2022 yang digelar di Qatar, melanda masyarakat dunia, tak terkecuali di Indonesia. Bahkan di salah satu desa yang ada di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur berani menyebut wilayahnya sebagai kampung gila bola.

“Saking antusiasnya, para nelayan di Desa Gerongan, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan ini berani menyebut sebagai kampung gila bola. Sebagai bentuk antusiasme dan dukungan kepada tim kesayangan, warga memasang bendera peserta sepak bola dunia di depan rumah masing-masing,” beber Samsul, salah seorang nelayan Desa Gerongan kepada Sariagri.

Samsul menambahkan ratusan bendera peserta Piala Dunia Qatar 2022 tidak hanya dipasang di depan rumah. Namun juga dikibarkan di atas perahu para nelayan. Bendera berukuran raksasa tersebut, dibuat secara swadaya dengan harga pembuatan mencapai Rp800.000 per bendera.

“Bendera raksasa peserta sepakbola piala dunia Qatar 2022 ini, bukan dari hasil urunan. Tapi biaya sendiri-sendiri dari tiap nelayan. Harga pembuatan tiap bendera berbeda-beda dari kisaran Rp700.000 hingga Rp800.000,” imbuhnya.

Samsul menyebutkan total keseluruhan bendera yang dibuat para nelayan diperkirakan mencapai 300-an bendera.

“Gebyar sepakbola Piala Dunia tahun ini terasa meriah, karena di kampung nelayan gila bola ini, ada sebanyak 300 lebih bendera yang dikibarkan. Tiap bendera dikibarkan dengan menggunakan batang bambu setinggi 20 meter,” kata dia penuh semangat.

Sementara di atas perahu nelayan ukuran bendera lebih kecil dengan diikat di atas layar. Tujuan pemasangan bendera di atas perahu sebagai penanda nelayan itu merupakan warga Desa Gerongan.

“Bendera yang dipasang para nelayan memiliki ukuran bervariasi. Mulai dari ukuran 7 kali 10 meter hingga yang berukuran besar 10 kali 20 meter. Sedangkan yang diikat diatas layar perahu nelayan bebas ukurannya. Namun yang umum berukuran 3 kali 5 meter,” ujarnya.

Baca Juga: Meriahkan Piala Dunia 2022, Begini Kampung Nelayan Gila Bola
Tradisi Unik, Serunya Balapan Perahu Nelayan di Probolinggo

Ratusan bendera peserta piala dunia yang dikibarkan ini, antara lain Jerman, Spanyol, Portugal, Argentina hingga bendera Brasil.

“Pemasangan bendera tersebut, merupakan tradisi nelayan Desa gerongan. Setiap ada gelaran Piala Dunia dan Piala Eropa pasti ada pengibaran bendera tim negara peserta. Tradisi ini sudah dilakukan para nelayan Desa Gerongan secara turun temurun sejak Piala Dunia tahun 1980an hingga sekarang,” pungkasnya.