Yakin Ingin Pelihara Ikan Piranha? Simak Dulu 6 Hal Penting Ini

Ilustrasi ikan piranha. (pixabay)

Penulis: Tanti Malasari, Editor: Dera - Rabu, 23 November 2022 | 06:00 WIB

Sariagri - Ikan piranha adalah salah satu jenis ikan predator air tawar. Bahkan saking bahayanya, ikan ini dikenal dengan sebutan serigala air. Ikan ini memiliki rahang yang sangat kuat dan gigi seperti ikan hiu.

Ketika mereka makan, piranha akan memakan mangsanya sampai ke tulang-tulang, dengan waktu yang sangat cepat. Meski menyandang sebagai predator, pesona ikan piranha ternyata mampu memikat pecintanya sehingga membuat ikan ini dipelihara di rumah.

Namun sebelum kamu memelihara ikan ganas ini, ada beberapa hal yang wajib diketahui. Tujuannya agar memberi pengetahuan atau gambaran tentang karakter, kebiasaan dan konsekuensi apa saja yang bisa saja terjadi.

Cara Memelihara Ikan Piranha untuk Pemula

1. Ukuran Akuarium

Ikan piranha adalah ikan yang berukuran cukup besar. Dalam pertumbuhannya, bahkan ikan ini dapat mencapai 25 sentimeter. Oleh sebab itu kamu perlu menyiapkan akuarium yang mampu menampungnya dengan baik.

2. Menambahkan Dekorasi

Selain menyiapkan akuarium, kamu juga perlu menyediakan dekorasi untuk ikan piranha. Perlu diketahui, habitat asli ikan ini adalah sungai Amazon. Di sungai ini dipenuhi dengan batang pohon dan pepohonan dalam air.

Jika kamu berniat memelihara ikan ini, maka kamu harus menyediakan dekorasi akuarium seperti yang ada di sungai Amazon. Salah satu dekorasi yang bisa disiapkan adalah batang-batang pepohonan yang berfungsi untuk keluar masuk dan bersembunyi bagi ikan piranha.

3. Penyaringan Air

Hal penting lain yang harus diperhatikab adalah soal penyaringan. Siapkan area penyaringan yang dapat menampung 50 persen lebih volume air dari ukuran akuarium. Contohnya, akuarium menampung 50 galon air. Namun untuk penyaringan, setidaknya harus dapat menampung 75 galon air.

Hal ini dikarenakan ikan piranha bisa memproduksi limbah dalam kuantitas yang tinggi. Selain penyaringan, Sobat Agri juga harus menyiapkan arus air dengan sirkulasi yang baik seperti di habitat aslinya.

4. Pemanasan dan pH Air

Sungai Amazon memiliki suhu yang panas. Oleh karena itu kamu harus menyesuaikan suhu akuarium dengan suhu habitat asli. Adapun suhu air untuk ikan piranha berada di suhu 27-28 derajat Celsius secara konstan.

Sementara tingkat pH air yang sesuai dengan habitat aslinya memiliki pH yang rendah, yaitu antara 6,5 - 7,2.

5. Jenis Makanan

Pemberian pakan adalah hal lain yang tak kalah penting. Secara umum, ikan piranha cenderung memilih-milih dalam perihal makanan. Namun makanan utama yang digemarinya antara lain campuran ikan teri, udang, ikan tombak, ikan smelt, irisan ayam tanpa lemak, dan hati sapi.

Sebaiknya kamu juga wajib mengontrol secara berkala apakah ada makanan yang tersisa. Pasalnya sisa-sisa makanan dan mulai membusuk, dapat memengaruhi kualitas air yang ada di dalam akuarium. Jangan berlebihan dalam memberi pakan, kamu cukup memberikan sebanyak 2 kali dalam sehari.

6. Dilarang di Indonesia

Meski ikan predator ini cukup banyak peminatnya, namun pemerintah Indonesia melarang memelihara dan membudidayakannya. Alasannya karena kerugian memelihara ikan piranha dinilai lebih tinggi ketimbang manfaat yang didapatkannya.

Hal ini telah tertuang dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 19/PERMEN-KP/2020 tentang Larangan Pemasukan, Pembudidayaan, Peredaran, dan Pengeluaran Jenis Ikan yang Membahayakan dan atau Merugikan ke Dalam dan dari Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia.

Baca Juga: Yakin Ingin Pelihara Ikan Piranha? Simak Dulu 6 Hal Penting Ini
3 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Budidaya Ikan Sili, Apa Saja?

Hal ini seperti yang tertuang dalam pasal 2 ayat 3 yaitu jenis Ikan yang merugikan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dengan kriteria:

  1. bersifat buas atau pemangsa bagi Ikan spesies lain yang dapat mengancam penurunan populasi ikan lainnya;
  2. mengandung racun/biotoksin;
  3. bersifat parasit; dan/atau
  4. melukai/membahayakan keselamatan jiwa manusia.

Menurut peraturan tersebut, terdapat dua jenis piranha yang masuk ke dalam kategori ikan berbahaya dan merugikan, yaitu piranha dengan nama ilmiah jenis ikan Serrasalmus spp (famili Serrasalmidae) dan Pygocentrus spp. (famili Characidae).

Video Terkait