Demi Pulihkan Habitat Salmon, Bendungan di Negara Ini Dinonaktifkan

Ilustrasi ikan salmon. (pixabay)

Penulis: Rashif Usman, Editor: Dera - Jumat, 18 November 2022 | 20:15 WIB

Sariagri - Demi memulihkan habitat ikan salmon yang terancam punah, Amerika Serikat (AS) memutuskan untuk menonaktifkan empat bendungan yang melintasi perbatasan California hingga Oregon. Diharapkan adanya pemindahan ini dapat meningkatkan kesehatan Sungai Klamath, yaitu sungai yang menjadi rute salmon Chinook dan salmon coho yang terancam punah.

Komisi Regulasi Energi Federal AS mengeluarkan perintah untuk menyerahkan lisensi bendungan dan menyetujui pemindahan bendungan. Proyek ini telah lama menjadi tujuan bagi beberapa suku asli yang nenek moyangnya telah hidup dari ikan salmon selama berabad-abad tetapi cara hidupnya terganggu oleh pemukiman Eropa dan permintaan listrik pedesaan di abad ke-20.

Kini, rencana restorasi sungai terbesar di dunia bisa mendekati kenyataan ketika regulator AS memberikan suara pada berencana untuk menghapus empat struktur pembangkit listrik tenaga air yang sudah tua, membuka kembali ratusan mil habitat sungai California untuk salmon yang terancam punah.

Pemungutan suara oleh Komisi Pengaturan Energi Federal di bendungan Sungai Klamath yang lebih rendah adalah rintangan peraturan utama terakhir dan tonggak sejarah terbesar yang dihadapi proposal pembongkaran senilai $ 500 juta yang diperjuangkan oleh suku asli Amerika dan pencinta lingkungan selama bertahun-tahun.

Baca Juga: Demi Pulihkan Habitat Salmon, Bendungan di Negara Ini Dinonaktifkan
Menilik Manfaat dari Kulit Ikan Salmon

"Salmon Klamath akan pulang. Orang-orang telah mendapatkan kemenangan ini dan dengan itu kami menjalankan tugas suci untuk ikan yang telah menopang rakyat kami sejak awal waktu," kata ketua Suku Yurok Joseph James, dikutip dari Reuters.

Kondisi perubahan iklim dan kekeringan juga menekan habitat salmon. Sungai menjadi terlalu hangat dan terlalu penuh dengan parasit bagi banyak ikan untuk bertahan hidup.