Sering Dikira Sama, Ini Perbedaan Ikan Dori dan Patin yang Wajib Diketahui

Ilustrasi perbedaan ikan dori dan ikan patin (Istimewa)

Penulis: Tanti Malasari, Editor: Tatang Adhiwidharta - Jumat, 14 Oktober 2022 | 13:00 WIB

Sariagri - Sekilas, ikan dori dan ikan patin memang terlihat sangat mirip. Apalagi jika keduanya diolah menjadi fish and chips. Hal ini pun yang membuat beberapa restoran kerap kali menggantikan ikan dori dengan ikan patin ataupun sebaliknya, jika sedang kehabisan stok.

Meski demikian, pada dasarnya kedua jenis ikan ini sangatlah berbeda. Tidak hanya perbedaan nama tetapi juga secara fisik jika dilihat lebih jeli.

Perbedaan Ikan Dori dan Ikan Patin

Agar tidak salah beli dan tertipu, penting untuk mengetahui perbedaan antara ikan dori dan ikan patin. Adapun perbedaan antara keduanya, antara lain:

1. Habitat asal

Perlu diketahui, habitat kedua ikan ini sangat berbeda. Pasalnya ikan dori adalah jenis ikan laut yang biasanya ditemukan di pesisir Afrika, Asia Tenggara, Australia, Selandia Baru, pesisir Eropa, dan pesisir Jepang.

Sementara ikan patin merupakan jenis ikan air tawar, yang banyak ditemukan di negara Asia Tenggara dan Selatan.

2. Tekstur daging

Selain habitat, kedua ikan ini juga memiliki tekstur daging yang berbeda. Untuk ikan dori, dagingnya relatif lebih padat, tebal, dan kenyal. Sedangkan, daging ikan patin jauh lebih tipis dan terasa lebih lunak.

Hal ini juga semakin terlihat ketika sudah diolah. Tekstur daging keduanya akan tampak sangat berbeda jika dibandingkan.

3. Serat daging

Tidak hanya tekstur daging, serat daging ikan dori dan ikan patin juga berbeda. Serat kedua ikan ini akan terlihat jika kamu memotong kedua ikan tersebut. Jika ikan dori memiliki serat lebih halus, kecil, dan mirip serabut, sementara ikan patin memiliki serat yang tampak tidak terlalu halus dan terlihat samar.

4. Aroma

Perbedaan habitat ikan dori dan ikan patin, turut mempengaruhi aroma atau bau yang dihasilkan dari keduanya. Karena berasal dari laut, maka ikan dori memiliki aroma layaknya ikan laut pada umumnya.

Sedangkan, ikan patin berhabitat air tawar sehingga aromanya sama seperti ikan lele, ikan gurame, atau ikan air tawar lainnya yang beraroma tanah atau lumpur.

5. Rasa

Keempat perbedaan diatas, membuat rasa dari masing-masing ikan ini sangat berbeda. Jika disantap, rasa ikan dori cenderung manis dan gurih. Lain halnya dengan ikan patin yang rasanya tawar atau hambar seperti ikan tawar lainnya.

6. Kandungan gizi

Perbedaan kedua ikan ini juga dapat dilihat dari kandungan gizi yang dimilikinya. Dikatehaui, kandungan lemak dan kalori yang dimiliki ikan dori sangat rendah, sehingga membuatnya dijadikan sebagai sumber protein bagi yang sedang diet.

Berbeda dengan ikan patin, ikan ini cenderung mengandung lemak dan kalori yang lebih tinggi. Meski demikian, ikan patin juga banyak dikonsumsi sebagai menu makan sehari-hari.

Baca Juga: Sering Dikira Sama, Ini Perbedaan Ikan Dori dan Patin yang Wajib Diketahui
Bapongka, Kearifan Lokal Turun Temurun Orang Bajo dalam Menghargai Laut

7. Harga

Tahukah Sobat Agri, ternyata ikan dori termasuk ikan premium loh. Tak heran jika harganya cukup mahal, yakni mencapai raturan ribu rupiah untuk per kilogramnya.

Berbeda dengan ikan patin, yang harga relatif terjangkau yaitu berkisar puluhan ribu rupiah per kilogram. Selain itu ikan patin juga tergolong mudah ditemukan di pasar tradisional.