Miris! Selama 30 Tahun Terakhir Ada 1,1 Juta Penyu Dibunuh Secara Ilegal

Ilustrasi penyu. (Foto: Pixabay)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Selasa, 13 September 2022 | 19:00 WIB

Sariagri - Lebih dari 1,1 juta penyu telah dibunuh secara ilegal dalam 30 tahun terakhir. Meskipun ada undang-undang untuk melindungi hewan tersebut, para ilmuwan di Arizona State University, AS memperkirakan bahwa sekitar 44.000 penyu di 65 negara dibunuh dan dieksploitasi secara ilegal setiap tahun selama dekade terakhir.

"Jumlahnya sangat tinggi dan hampir pasti tidak terwakili oleh beberapa urutan besarnya karena sangat sulit untuk menilai semua jenis aktivitas ilegal," ujar Jesse Senko, asisten profesor peneliti di Arizona State University dan salah satu penulis utama studi tentang populasi penyu.

Studi yang diterbitkan dalam jurnal Global Change Biology menemukan bahwa Asia Tenggara dan Madagaskar adalah hotspot perburuan penyu. Vietnam adalah tempat sebagian besar perdagangan penyu ilegal dimulai, dan China serta Jepang adalah pasar paling populer untuk produk penyu ilegal.

Senko seperti dilansir theguardian.com mengungkapkan, negara-negara berkembang akan terus memasok penyu ilegal selama negara-negara berpenghasilan tinggi terus meminta hewan ini sebagai barang mewah. "Dalam beberapa budaya, memiliki boneka kura-kura di rumah Anda bisa menjadi simbol status,” katanya.



Perburuan Penyu

Penyu diburu untuk dimakan, digunakan dalam pengobatan tradisional dan dijual sebagai artefak, dekorasi atau perhiasan. Perburuan dan perdagangan penyu adalah bagian dari pasar satwa liar ilegal global senilai 23 miliar dolar AS per tahun, menurut PBB.

Sekitar 95% penyu yang diburu berasal dari dua spesies utama yakni penyu hijau dan penyu sisik. "Penyu hijau dianggap yang paling enak – dagingnya paling suka. Sedangkan penyu sisik dihargai karena cangkangnya yang indah," kata Roderic Mast, Presiden Oceanic Society.

Baca Juga: Miris! Selama 30 Tahun Terakhir Ada 1,1 Juta Penyu Dibunuh Secara Ilegal
Perubahan Iklim Memicu Jumlah Penyu Betina Lebih Banyak dari Jantan



Spesies ini masing-masing terdaftar sebagai terancam punah dan sangat terancam punah, tetapi di daerah yang menjadi sasaran perburuan populasinya relatif besar dan stabil. Ini berarti efek perdagangan ilegal agak terkendali.

Temuan lain yang lebih positif dari laporan tersebut adalah eksploitasi ilegal penyu telah menurun sebesar 28% selama 10 tahun terakhir. Peneliti studi percaya penurunan ini disebabkan oleh peningkatan perlindungan hukum. 

Video Terkait