Jeli Memilih Bibit Jadi Kunci Sukses Budidaya Lele

Ilustrasi ikan lele (Wikimedia Commons)

Penulis: Triana, Editor: Dera - Jumat, 12 Agustus 2022 | 03:00 WIB

Sariagri - Untuk kamu yang ingin memulai usaha budidaya ternak, sebaiknya harus teliti dalam melihat sebuah peluang. Sebagai contoh lele, salah satu jenis ikan yang paling banyak diminati oleh masyarakat untuk dikonsumsi serta memiliki peluang besar untuk dikembangkan.

Namun demikian, ada beberapa faktor jika kamu tertarik untuk memulai usaha budidaya lele, salah satu faktor penting adalah memilih bibit lele. Bibit merupakan salah satu faktor penentu kesuksesan budidaya ikan lele.

Pasalnya, risiko kerugian diterima bergantung pada kualitas bibit yang dipilih. Untuk itu, jika ingin memulai budidaya lele, ada baiknya mempelajarinya dari tips memilih bibit lele yang berhasil dirangkum dari berbagai sumber berikut ini.

1. Bibit berasal dari pembenihan lele dengan induk berkualitas

Bibit dari budidaya benih ikan lele biasanya jauh lebih terjaga kualitasnya karena mengalami proses pemeliharaan intensif selama budidaya. Selain itu, bibit dari budidaya benih ikan lele cenderung berasal dari indukan terbaik. Artinya, kualitas keturunannya sudah tidak perlu diragukan.

2. Gerakannya lincah

Bibit ikan lele yang gerakannya lincah menandakan bibit tersebut sehat. Jika pernah melihat bibit ikan lele yang gerakannya lambat dan hanya di satu tempat saja, itulah bibit ikan lele yang jelek. Bibit dengan kriteria ini biasanya akan sangat mudah ditangkap.

Sebaliknya, jika kamu sulit menangkap bibit ikan lele dengan tangan karena gerakannya gesit. Perhatikan gerakan bibit ikan lele. Jika sebagian besar bibit ikan lele bergerak melawan arus, maka bibit tersebut memang bagus. Semakin lincah gerakannya maka semakin baik bibitnya.

3. Fisik harus sempurna

Faktor penting lain dalam memilih bibit ikan lele tentunya harus memiliki fisik yang sempurna. Karena itu, upayakan memilih bibit ikan lele yang badannya mulus dan sewarna. Warna bibit ikan lele yang baik yakni berwarna cokelat tua atau hitam kemerahan.

Morfologi tubuhnya seimbang, dari kepala dan badan. Kulitnya pun cerah dan mengkilap. Kesempurnaan fisik bibit ikan lele akan menentukan bentuk fisiknya setelah menjadi ikan lele siap jual.

4. Ukuran bibit harus seragam

Jika kamu memilih bibit ikan lele yang tidak seragam, risiko terjadi kanibal akan sangat tinggi. Ikan lele yang lebih besar biasanya suka memangsa ikan lele yang lebih kecil. Kalau itu sampai terjadi, jumlah ikan lele yang dibudidayakan akan semakin berkurang.

Kondisi terparah, sebelum panen, ikan lele sudah habis duluan akibat sifat kanibalnya. Karena itu, sebaiknya selalu melakukan seleksi bibit berdasarkan ukurannya.

5. Bibit dalam kondisi sehat

Tanyakan ke pembudidaya, apakah bibit ikan lele pernah sakit. Tujuannya, supaya jika bibit ikan lele ini mengalami sakit yang sama, akan lebih mudah menanganinya.

Baca Juga: Jeli Memilih Bibit Jadi Kunci Sukses Budidaya Lele
Mengenal Ikan Lele Lebih Dalam, Mulai dari Ciri-ciri Hingga Proses Budidaya

Ketika bibit ikan lele pernah sakit, tanyakan bagaimana kronologisnya. Kalau memang harus menggunakan antibiotik atau obat-obatan lain, upayakan dosisnya tidak terlalu tinggi.

Demikian kelima kriteria yang dapat kamu jadikan pedoman dalam pemilihan bibit ikan lele berkualitas. Selain bibit yang harus baik, hal lain yang juga harus dipersiapkan adalah lahan budidaya dan pola pemeliharaan yang matang.

Video Terkait