Harga BBM Non Subsidi Naik, Andi Sinulingga: Keuangan Negara Makin Gawat

Ilustrasi SPBU. (Antara)

Editor: Dera - Rabu, 3 Agustus 2022 | 16:30 WIB

Sariagri - Pemerintah melalui PT Pertamina (Persero) hari ini secara resmi menaikan harga BBM non subsidi jenis Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex. 

Untuk wilayah Jakarta, harga Pertamax Turbo dari Rp16.200/liter naik menjadi Rp17.900/liter. Sementara untuk harga Dexlite dari Rp15.000/liter naik menjadi Rp17.800/liter, sedangkan harga Pertamina Dex dari Rp16.500/liter naik menjadi Rp18.900/liter. 

Kenaikan harga itu mengacu pada Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 62 K/12/MEM/2020. Tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui SPBU.

"PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) Umum dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM," tulis keterangan Pertamina dalam website resminya.

Dilema Kenaikan BBM 

Menanggapi kebijakan pemerintah tersebut, Aktivis Kolaborasi Warga Jakarta, Andi Sinulingga mengatakan jika keputusan tersebut dinilai tidak pro rakyat, di tengah menipisnya stok BBM subsidi. 

Baca Juga: Harga BBM Non Subsidi Naik, Andi Sinulingga: Keuangan Negara Makin Gawat
Pengumuman! Harga Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex Resmi Naik

"Yang mahal naik, yang murah (solar dan pertalite) di batasi. Apakah itu bisa diartikan maksa rakyat untuk beli BBM yg mahal?Kayaknya makin gawat keuangan negara kita," cuit Andi dalam akun twitter miliknya.

Cuitan twitter @AndiSinulingga soal kenaikan harga BBM
Cuitan twitter @AndiSinulingga soal kenaikan harga BBM

Revisi Perpres BBM 

Sekadar informasi, pemerintah kini juga sedang merevisi Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran BBM pada Agustus 2022. Kebijakan tersebut nantinya akan mengatur pembatasan pembelian BBM subsidi, seperti Solar dan Pertalite agar kuota BBM subsidi tidak jebol dan lebih tepat sasaran. 

Video Terkait