Ketahui Kiat Sukses dalam Budidaya Kakap Merah

Ilustrasi Ikan Kakap Merah (Pixabay)

Penulis: Triana, Editor: Tanti Malasari - Rabu, 3 Agustus 2022 | 07:30 WIB

Sariagri - Ikan kakap merah menjadi salah satu komoditas laut yang banyak digemari. Tak mengherankan, sebab ikan ini memiliki rasanya yang gurih dan sangat nikmat. Hal inilah yang membuat ikan ini menjadi menu andalan di banyak rumah makan hingga restoran seafood.

Karena permintaannya yang semakin banyak, saat ini peluang bisnis budidaya kakap merah semakin menjanjikan. Bahkan, di beberapa daerah tingkat keberhasilan budidaya kakap merah bisa mencapai 90 persen.

Berikut ini kiat mudah yang harus dilakukan agar budidaya kakap merah dapat berjalan sukses.

1. Pemilihan induk kakap yang tepat

Induk kakap merah yang sudah siap memijah rata-rata sudah berumur 1 tahun 8 bulan atau berbobot minimal 2 kg. Dari satu kali proses pemijahan akan didapatkan jutaan telur.

Setelah berhasil memijah, masukkan telur ke plankton net berukuran 300 mikron di dalam ruangan dan tunggu hingga menetas selama 22 jam. Selanjutnya, pindahkan ke bak pemeliharaan larva yang memiliki sistem air mengalir.

2. Penyeleksian

Setelah 30 hari, ikan dipindahkan ke bak pendederan dan penggelondongan. Di fase ini, kamu perlu melakukan seleksi setiap dua minggu.

Seleksi tersebut bertujuan mencegah timbulnya persaingan dalam memperoleh pakan sehingga ikan tumbuh seragam. Setelah panjang ikan mencapai 8 cm pada umur 2 bulan, ikan dapat dipindahkan ke keramba.

3. Pembesaran ikan kakap merah

Ikan kakap merah yang sudah masuk ke keramba setiap dua sampai empat pekan sekali diangkat dan direndam selama 5–15 menit di dalam air tawar.

Tindakan ini berfungsi untuk mencegah infeksi penyakit sekaligus proses seleksi. Ikan sudah bisa dipanen setelah berumur 6–8 bulan di keramba atau sudah berbobot 400–700 gram.

4. Pakan untuk kakap merah

Larva ikan kakap merah yang dipindahkan ke bak pemeliharaan dengan sistem air mengalir dapat diberikan rotifer selama dua pekan. Selanjutnya, larva diberikan artemia dan pelet buatan sampai berumur 25–30 hari.

Baca Juga: Ketahui Kiat Sukses dalam Budidaya Kakap Merah
Bangun Sekolah Akuakultur, Pembudidaya Ini Mampu Hasilkan Jutaan Benih Ikan

Setelah ikan masuk keramba, kakap diberikan pakan berupa ikan rucah sebesar 5 persen dari bobot tubuh per hari. Ikan juga perlu diberikan multivitamin dan vitamin C dengan dosis 10 gram untuk 1 kg pakan.

Penggunaan pakan ikan rucah bisa diganti dengan pelet lele atau pelet khusus kakap. Sebetulnya, kakap merah bisa menerima pakan apa saja, baik daging maupun pelet.

Video Terkait