Kura-kura Kecil Jadi Penyebab Wabah Salmonella di AS

Ilustrasi penangkapan kura-kura di Bandara Internasional Narita. (Pixabay)

Penulis: Rashif Usman, Editor: M Kautsar - Minggu, 24 Juli 2022 | 14:30 WIB

Sariagri - Kura-kura kecil telah dikaitkan dengan gelombang infeksi salmonella di seluruh Amerika Serikat, kata Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC). Menurut laporan itu, setidaknya 15 kasus salmonella dilaporkan di 11 negara bagian, lima diantaranya harus menjalani rawat inap.

Mengutip dari NBC News, CDC mengumumkan bahwa penyebab gelombang infeksi salmonela di seluruh AS adalah kura-kura. Salmonela adalah bakteri yang biasanya menyerang saluran usus.

CDC menyatakan bahwa bakteri salmonela ini ditemukan dalam kotoran kura-kura kecil, kura-kura dengan cangkang lebih kecil dari empat inci. Kotoran kura-kura yang mengandung bakteri salmonela dapat dengan mudah menempel ke air tangki, tubuh mereka, atau permukaan apa pun yang bersentuhan dengan kura-kura itu.

Manusia yang terinfeksi salmonela umumnya terjadi melalui makanan atau air yang sudah terkontaminasi bakteri salmonela. Burung dan reptil juga diketahui menularkan salmonella ke manusia, menurut Mayo Clinic.

Pada September tahun lalu, CDC melaporkan wabah salmonella serupa yang berasal dari kura-kura kecil menyebabkan 87 infeksi, 32 rawat inap, dan satu kematian. Humane Society telah mengeluarkan peringatannya sendiri agar tidak terlalu nyaman dengan makhluk yang kebanyakan jinak ini.

"Seekor kura-kura kecil mungkin tampak tidak berbahaya, membuat orang tua salah mengartikan bahwa mereka adalah hewan peliharaan yang aman bagi anak-anak. Tetapi resiko penyakitnya sangat besar sehingga menjual kura-kura kecil adalah ilegal di Amerika Serikat," tulis pernyataan dari Human Society.

Memang, peraturan oleh Food and Drug Administration sejak tahun 1975 mengamanatkan bahwa penyu dan telur penyu yang cangkangnya tidak lebih dari empat inci tidak dapat dijual atau didistribusikan secara komersial di AS.

Meskipun ilegal menjual kura-kura kecil, makhluk ini masih sering ditemukan di toko-toko baik online maupun secara langsung, serta di pasar loak dan kios pinggir jalan

CDC mengatakan tiga dari kasus salmonella yang terkait dengan wabah saat ini melibatkan orang-orang yang membeli kura-kura dari situs web bernama myturtlestore.com , yang menjual kura-kura dengan harga mulai dari $20 hingga $1.000.

Baca Juga: Kura-kura Kecil Jadi Penyebab Wabah Salmonella di AS
Bakteri Kolera Ada di Kura-kura Pasar Wuhan, Warga Takut seperti COVID-19

Perlu diektahui, gejala infeksi salmonella adalah diare, muntah, demam, sakit kepala, dan dehidrasi. Gejala biasanya muncul dalam tiga hari setelah terpapar.

Kebanyakan orang yang terinfeksi salmonella akan sembuh dalam waktu seminggu tanpa pengobatan, tetapi penyakit ini dalam beberapa kasus bisa berakibat fatal. Setiap tahun, salmonella menyebabkan 1,35 juta infeksi dan lebih dari 400 kematian di AS.

Video Terkait