Yuk Kenali Ikan Tenggiri, Ikan Laut yang Kaya Gizi dan Banyak Dikonsumsi

Ilustrasi ikan tenggiri (Wikimedia Commons)

Editor: Tanti Malasari - Rabu, 13 Juli 2022 | 11:30 WIB

Sariagri - Ikan tenggiri merupakan salah satu jenis ikan laut yang sering dikonsumsi oleh masyarakat. Namun faktanya, tidak hanya dalam negeri, tenggiri juga menjadi salah satu ikan yang paling digemari di seluruh dunia.

Hal tentu bukan tanpa alasan, sebab jenis ikan ini kaya akan lemak, vitamin, dan glikogen yang bermanfaat sebagai sumber energi cadangan bagi tubuh.

Spesifikasi ikan tenggiri

Pada dasarnya tenggiri masih berkerabat dekat dengan ikan tuna, ikan tongkol, dan ikan kembung, yaitu kelompok ikan Spanish mackerel. Tenggiri dibagi menjadi dua jenis, yaitu tenggiri berdaging merah dan tenggiri berdaging putih.

Ikan tenggiri yang juga dikenal sebagai golongan ikan pelagis merupakan jenis ikan berdaging putih yang populer di kalangan masyarakat.

Secara umum, tenggiri bertubuh memanjang, pipih, dan tidak bersisik kecuali pada gurat sisinya.

Ukuran tubuh tenggiri dapat tumbuh panjang hingga mencapai 240 cm, dengan berat sekitar 70 kilogram. Namun umumnya ikan ini hanya berukuran 60-90 cm saja.

Secara umum, ikan ini dianggap telah dewasa setelah melewati rentang waktu hidup dua tahun atau ketika panjang tubuhnya melebihi 82 cm.

Ada perbedaan unik yang perlu Sobat Agri ketahui. Jika biasanya ukuran hewan jantan lebih besar, namun lain halnya dengan jantan tenggiri.

Pada tenggiri jantan, ukuran tubuhnya lebih pendek dan lebih kecil dari tenggiri. Bahkan tenggiri betina juga diklaim lebih kuat dan mampu bertahan hidup hingga 11 tahun lamanya jika berada di alam bebas.

Menurut para ahli, morfologi tenggiri terbilang cukup unik. Pada bagian samping tubuhnya terdapat garis lateral memanjang mulai dari ujung insang hingga akhir sirip dorsal kedua.

Lalu pada bagian punggungnya juga memiliki ciri khas yakni biru kehijauan. Garis di bagian samping tubuh ikan tenggiri menjadi keunikan yang tidak dimiliki oleh ikan sejenis.

Ikan ini termasuk ikan buas, predator dan karnivora. Saat makan dan lebih suka menyendiri daripada hidup bergerombol dengan kawanannya. Makanan ikan ini yaitu ikan-ikan kecil, seperti anchovy atau ikan haring. Selain itu, tenggiri juga sangat suka memakan hewan-hewan kecil lain, seperti udang dan cumi-cumi.

Habitat Ikan tenggiri

Ikan dengan nama latin Scomberomorus commerson (Scombridae) ini, biasanya hidup menyendiri (soliter) diperairan pantai, lepas pantai, yang beriklim sedang dan tropis, namun sebagian besar ditemukan di sepanjang pantai atau laut lepas.

Mereka adalah jenis ikan yang sangat menyukai kawasan laut dangkal. Bagian-bagian perairan tempat bertumbuhnya karang adalah habitat paling cocok bagi ikan tenggiri. Selain itu, perairan dengan salinitas rendah dan kekeruhan tinggi pun sangat disukai oleh ikan ini.

Daerah penyebarannya meliputi seluruh wilayah Pasifik Barat, mulai dari Afrika Utara, Laut Merah, perairan Indonesia, Australia, Fiji, hingga perairan China dan Jepang.

Sementara di Indonesia sendiri, potensi sebaran tenggiri hampir ada di seluruh perairan Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, sampai Irian. Namun, diketahui ikan ini paling banyak ditemukan di kawasan Gorontalo.

Baca Juga: Yuk Kenali Ikan Tenggiri, Ikan Laut yang Kaya Gizi dan Banyak Dikonsumsi
Mengenal Salmon, Jenis Ikan yang Dikenal Paling Bernutrisi di Dunia

Pasalnya kondisi perairan laut Indonesia, yang memiliki kedalaman mulai dari 10 sampai 70 meter merupakan surga bagi tenggiri dan sangat cocok bagi kehidupannya.

Mereka mampu menetap di suatu habitat meski terkadang bermigrasi ke tempat yang cukup jauh. Pola migrasi ikan ini juga bisa dibilang cukup unik, karena sangat dipengaruhi oleh temperatur air laut dan musim bertelur.

Olahan tenggiri

Ikan dengan nama ilmiah Scomberomorini ini memiliki rasa dan bau yang khas jika diolah menjadi kuliner.

Olahan ikan tenggiri sangat beragam, mulai dari pindang, camilan seperi pempek, kerupuk ikan tenggiri, dan sebagainya.

Video Terkait